Mineral Ortoklas

at Posted by
Pada umumnya mineral ortoklas memiliki warna putih, kekuningan, merah muda, coklat atau hijau. Mineral ortoklas ini juga memiliki kilap seperti mutiara. Perawakan kristal yang membata atau memapan dengan sistem kristal trikilin menjadi sistem penyusun mineral ortoklas ini.

Mineral ini memiliki asosiasi dengan kwarsa, muskovit dan plagioklas felspar dengan angka kekerasan yang dimiliki pada kisaran 6 hingga 6,5. Transparansi mineral ortoklas ini biasanya transulen hingga opak. Mineral ortoklas masuk dalam klas silikat dengan subklas tektosilikat dan masuk dalam group felspar.

Contoh gambar mineral ortoklas - situs belajar dan perpustakaan online plengdut.com
Contoh gambar mineral ortoklas

Berikut ini deskripsi lengkap dari mineral ortoklas ini:
  1. Rumus kimia: KAlSi3O8 (Potassium aluminium silicate)
  2. Klas: silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: Felspar
  5. Sifat fisik:
  • Warna: biasanya putih, kekuningan, merah muda, coklat, atau hijau.
  • Kilap: kaca, kadang mutiara atau damar jika lapuk
  • Transparansi: transulen, tetapi biasanya transuln hingga opak
  • Sistem kristal: trikilin
  • Perawakan kristal: membata atau memapan
  • Belahan: sempurna satu arah
  • Pecahan: konkoidal
  • Kekerasan: 6-6,5
  • Berat jenis: rata-rata 2,5
  • Gores: putih
  • Mineral asosiasi: kwarsa, muskovit, dan plagioklas felspar.
Itulah tadi rincian deskripsi dari mineral ortoklas yang kita bahas pada postingan kali ini, semoga bisa membantu teman-teman dalam belajar dan menambah materi pada situs pustaka online ini. 

Read more »

Mineral Anortit

at Posted by
Mineral anortit merupakan salah satu mineral dari sekian banyak mineral yang masuk dalam group felspar dengan warna mineral pada umumnya putih, abu-abu, hingga tidak berwarna. Mineral anortit ini juga memiliki sistem kristal trikilin dengan perawakan kristalnya membata dan jarang terlihat sebagai kristal bebas.

Mineral anortit pada umumnya memiliki belahan sempurna satu arah dengan pecahan konkoidal dan berat jenis rata-rata 2,76. Kekerasan mineral ini pada kisaran 6 hingga 6,5. Sedangkan transparansi pada mineral ini biasanya translusen hingga opak bahkan terkadang ditemukan mineral anortit yang transparan.

Baca juga: Mineral labradorit merupakan mineral yang paling sering ditemukan pada batuan-batuan beku mafik seperti pada basalt, gabro dan norite.

Contoh gambar mineral anortit
Contoh gambar mineral anortit
Untuk lebih jelasnya, berikut ini plengdut.com sajikan deskripsi dari mineral anortit ini:
  1. Rumus kimia: CaAl2Si2O8
  2. Klas: Silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: Felspar
  5. Sifat fisik:
  • Warna: putih, abu-abu, dan tidak berwarna.
  • Kilap: kaca hingga damar jika lapuk
  • Transparansi: translusen hingga opak, kadang-kadang transparan.
  • Sistem kristal: trikilin
  • Perawakan kristal: membata atau memapan, jarang terlihat sebagai kristal bebas
  • Belahan: sempurna satu arah,
  • Pecahan: konkoidal
  • Kekerasan: 6-6,5
  • Gores putih
  • Mineral asosiasi: biotit, augit, hornblende, dan piroken.
Itulah tadi deskripsi dari mineral anortit sebagai tambahan pustaka online kita kali ini, selamat belajar dan semoga bermanfaat.

Artikel lainnya:  Mineral andesin berwarna putih atau abu-abu dengan kilap mineral menyerupai kaca
Read more »

Mineral Bytownite

at Posted by
Pada postingan pustaka online kali ini yang akan dibahas yaitu tentang deskripsi dari mineral bytownite. Mineral bytownite ini merupakan mineral yang masuk dalam group felspars dengan sub klas tektosilikat. Warna dari mineral bytownite ini biasanya berwarna putih, abu-abu, atau tidak berwarna. 

Pada umumnya mineral ini memiliki transparansi translusen hingga opak, dan kadang-kadang juga ditemukan mineral bytownite yang transparant. Bytownite sendiri memiliki belahan sempurna satu arah dengan kekerasan mineral pada skala 6 hingga 6,5. Berat jenis rata-rata dari mineral bytownite ini pada kisaran 2,74 hingga 2,76. Berikut ini adalah deskripsi lengkap dari mineral bytownite ini:

Contoh gambaran mineral bytownite
Contoh gambaran mineral bytownite
  1. Rumus kimia: Ca(70-90%) Na(30-10%) (Al,Si)AlSi2O8
  2. Klas: Silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: Felspars
  5. Sifat fisik:
  • Warna: biasanya putih, abu-abu, atau tidak berwarna.
  • Kilap: kaca hingga damar jika lapuk.
  • Transparansi: translusen hingga opak, kadang-kadang transparant.
  • Sistem kristal: trikilin.
  • Perawakan kristal: membata, jarang terlihat sebagai kristal bebas.
  • Belahan: sempurna satu arah.
  • Pecahan: konkoidal.
  • Kekerasan: 6-6,5.
  • Berat jenis: rata-rata 2,74-2,76
  • Gores: putih
  • Mineral asosiasi: biotit, hornblende, dan piroksen.
Read more »

Mineral Labradorit

at Posted by
Mineral labradorit merupakan mineral yang masuk dalam group feldspar yang paling sering ditemukan pada batuan-batuan beku mafik seperti pada basalt, gabro dan norite. Pada anorthosite, batuan beku labradorit ini merupakan mineral yang paling berlimpah di dalamnya.

Labradorit sendiri masuk dalam klas silikat dengan sub klas tektosilikat dimana mineral labradorit ini memiliki berbagai macam kombinasi warna yang cukup menarik seperti kombinasi warna biru dan jingga sehingga batuan mineral ini sering juga disebut sebagai gemstone. Berat jenis rata-rata mineral labradorit ini biasanya sekitar 2,70 hingga 2,74 dengan kekerasan 6 hingga 6,5. Pecahan mineral labradorit yaitu konkoidal dengan belahan sempurna satu arah dan memiliki sistem kristal trikilin dengan perawakan kristal membata.

Belajar dan baca juga: Batuan mineral non silikat merupakan batuan mineral yang tidak memiliki gugus tetrahedron silika

Mineral labradorit yang sudah diolah menjadi kerajinan tangan
Mineral labradorit yang sudah diolah menjadi kerajinan tangan dan siap untuk dijual

Bongkahan batuan mineral labradorit feldspar yang belum diolah dengan warna batu umumnya berwarna abu-abu hingga gelap dengan kombinasi warna cerah pada bagian dalamnya.
Bongkahan batuan mineral labradorit feldspar yang belum diolah dengan warna batu umumnya berwarna abu-abu hingga gelap dengan kombinasi warna cerah pada bagian dalamnya.


Berikut ini deskripsi dari mineral labradorit ini yang berhasil plengdut.com kumpulkan sebagai sumber pustaka online kali ini:
  1. Rumus kimia: Ca (50%-70%) Na (50%-30%) (Al, Si)AlSi2O8 - calcium sodium aluminium silicate
  2. Klas: Silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: felspar
  5. Sifat fisik:
  • Warna: abu-abu hingga hitam berlapis, abu-abu hingga hitam jelaga
  • Kilap: damar hingga kaca
  • Transparansi: transparan-translusen
  • Sistem kristal: trikilin
  • Perawakan kristal: kristal membata, jarang dalam keadaan bebas pada batuan induk
  • Belahan: sempurna satu arah
  • Pecahan: konkoidal
  • Kekerasan: 6-6,5
  • Berat jenis: rata-rata 2,70-2,74
  • Gores: Putih
  • Mineral asosiasi: biotit, piroksen, dan hornblende
Itulah tadi sedikit tambahan ilmu mengenai deskripsi mineral labradorit yang plengdut bahas kali ini, semoga bisa menambah wawasan teman-teman dalam belajar.

Artikel belajar lainnya:  Diperkirakan lebih dari 50% mineral silikat sebagai pembentuk kerak bumi
Read more »

Mineral Andesin

at Posted by
Jenis mineral berikutnya yang akan kita bahas yaitu mineral andesin. Mineral andesin ini merupakan group dari felspar dengan klas silikat dan berada pada sub klas tektosilikat. Mineral andesin sebagian besar berwarna putih atau abu-abu dengan kilap mineral menyerupai kaca. Sementara kristal yang membentuk mineral andesin ini memiliki sistem kristal trikilin dengan bentuk perawakan kristal blocky. 

Jika dilihat dari sifat belahannya, mineral andesin ini memiliki belahan sempurna satu arah dan baik pada arah lainnya sehingga membentuk sudut seperti prisma. Sedangkan pecahan mineral andesin memiliki pecahan konkoidal dengan kekerasan 6 hingga 6,5 serta memiliki cerat gores yang berwarna putih.

contoh gambar dari batuan mineral andesin
Mineral Andesin
Belajar dan baca juga: Sifat listrik batuan mineral dapat dipisahkan menjadi dua

Berikut ini merupakan deskripsi dari mineral andesin ini terutama jika dilihat dari ciri fisik dan kimianya:
  1. Rumus kimia: Na(70-50%) Ca(30-50%) (Al,Si)AlSi2O8
  2. Klas: Silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: Felspar
  5. Sifat fisik:
  • Warna: sebagian besar putih atau abu-abu
  • Kilap: kaca hingga tanah jika lapuk
  •  Transparansi: transulen-transparan
  • Sistem kristal: trikilin
  • Perawakan kristal: blocky
  • Belahan: Sempurna satu arah dan baik pada arah lainnya membentuk sudut mirip prisma.
  • Pecahan: konkoidal
  • Kekerasan: 6-6,5
  • Berat jenis: 2,68-2,71
  • Gores: putih
  • Mineral asosiasi: biotit, hornblende, kwarsa dan k-felspars
Itulah tadi deskripsi dari mineral andesin yang plengdut rangkum dari beberapa referensi, semoga bisa menambah bahan bacaan pada situs perpustakaan online ini sebagai sumber belajar.

Artikel belajar lainnya:  Sifat kemagnetan mineral dapat diketahui dengan cara menggantungkannya pada seutas benang
Read more »

Mineral Oligoklas

at Posted by
Mineral Oligoklas merupakan mineral yang masuk dalam group felspar dengan klas silikat dan sub klas tektosilikat. Jika dilihat dari ciri fisiknya, mineral ini memiliki beberapa warna mulai dari tanpa warna-putih, abu-abu, hijau pucat, kuning hingga coklat. Sistem kristal yang terdapat pada mineral oligoklas memiliki sistem trikilin dengan perawakan kristal berbentuk blocky atau tabular.

Mineral oligoklas ini memiliki sifat belahan satu arah sempurna dengan pecahana konkoidal. Berikut ini deskripsi dari mineral Oligoklas ini:
  1. Rumus kimia: Na(90-70%) Ca(10-30%) (Al, Si) AlSi2O8
  2. Kelas: Silikat
  3. Sub Klas: Tektosilikat
  4. Group: Felspar
  5. Sifat fisik:
  • Warna: Tidak berwarna - putih, abu-abu, hijau pucat, kuning atau coklat,
  • Kilap: kaca sampai tanah (jika lapuk)
  • Transparansi: translusen sampai transparan
  • Sistem kristal: blocky atau tabular
  • Belahan: satu arah sempurna
  • Pecahan: konkoidal
  • Kekerasan: 6-6,5
  • Berat jenis: 2,64-2,68
  • Streak: Putih
  • Mineral asosiasi: kwarsa, muskovit, dan K-felspars
Itulah tadi deskripsi mengenai mineral oligoklas pada pembahasan materi geologi dasar kali ini. Semoga bisa menambah wawasan dan menambah materi perpustakaan online plengdut.com kali ini. Untuk selanjutnya akan kita bahas lebih mendalam lagi tentang mineral oligoklas ini. 

Read more »

Mineral Albit

at Posted by
Mineral albit merupakan salah satu mineral yang masuk di dalam kelompok felspar dengan klas silikat dan sub klas tektosilikat. Warna dari mineral albit ini biasanya berwarna putih atau tidak berwarna, dengan kilap mineral menyerupai kaca dan akan berubah menjadi kilap tanah jika lapuk.

Mineral albit memiliki kekerasan 6 hingga 6,5 dengan berat jenis mineral sekitar 2,61 dan memiliki belahan sempurna dengan sifat pecahan konkoidal. Sistem kristal pada mineral albit ini berupa sistem kristal trikilin dengan bentuk kristal tabular dan mendatar.

Contoh Batuan Mineral Albit
Contoh Batuan Mineral Albit
Berikut ini deskripsi dari batuan mineral albit yang plengdut kumpulkan untuk data perpustakaan online kalin ini.
  1. Rumus kimia : Na AlSi3O8
  2. Klas : Silikat
  3. Sub klas :Tektosilikat
  4. Group : Felspar
  5. Sifat fisik :
  • Warna : berasal dari kata albino yang berarti berwarna putih atau tidak berwarna.
  • Kilap : kaca, kilap tanah jika lapuk
  • Transparansi : transulen sampai opak, kadang-kadang transparan
  • Sistem kristal : tabular dan mendatar
  • Belahan : sempurna
  • Pecahan : konkoidal
  • Kekerasan : 6-6,5
  • Berat jenis : 2,61
  • Streak : putih,
  • Mineral asosiasi : kwarsa, tourmalin, dan muskovit.
Itulah tadi rincian deskripsi dari batuan mineral albit yang kita bahas pada postingan kali ini, semoga bisa membantu teman-teman semua dalam belajar.
Read more »

Batuan Mineral Non Silikat

at Posted by
Sebuah batuan mineral yang tidak tidak memiliki gugus tetrahedron silika disebut sebagai mineral non silikat. Kombinasi gugus/ikatan mineral ini hanya terdiri dari struktur kimia selain tetrahedron silikon-oksigen. Mineral non-silikat sangat berbeda dalam penyusun dasarnya dan sifat fisik; dan dengan demikian, sangat penting bagi pemahaman kita tentang berbagai proses Bumi mengenai mineral non silikat ini. Mayoritas kelompok dasar mineral non-silikat dikenal sebagai elemen asli. Unsur-unsur ini adalah mineral dengan rumus kimia yang terdiri dari hanya satu elemen. Dalam pembahasan polimorf, dua mineral elemen asli signifikan yang dibahas yaitu grafit dan berlian. Mineral lanjut kelompok ini terdiri dari belerang, emas, perak dan tembaga. Selama lima kelompok utama mineral non-silikat ini disusun berdasarkan kimia anionik mereka - oksida, sulfida, sulfat, halida, dan karbonat. Setiap pengelompokan ini memiliki susunan kimia yang beragam dan diprediksi memiliki sifat fisik yang berbeda juga.

Baca juga: Kekerasan (hardness) mineral diperlukan untuk mendapatkan perbandingan kekerasan mineral satu terhadap mineral yang lain

Kilap mineral non-Silikat bervariasi dalam penampilan fisik mereka. Hampir semuanya terbatas pada warna, ukuran & bentuk yang ditampilkan oleh kristal yang terbentuk pada mineral non silikat ini. Jelas, ini menjadi sebuah keindahan geometris dan keseimbangan elegan yang menjadi awal ketertarikan para ilmuwan untuk melakukan studi sistematis mineral non silikat ini. Padahal jika dibandingkan dengan studi sebelumnya, para ilmuwan menemukan bahwa ada dua sifat fisik intrinsik dan ekstrinsik yang dimiliki oleh mineral non silikat di luar sifat mineral pada umumnya.
Daftar Mineral non silikat

Group
Anggota
Formula
Oksida
Hematit
Fe2O3
Magnetit
Fe3O4
Korundum
Al2O3
Es
H2O
Khromit
FeCr2O4
Sulfida
Galena
PbS
Spalerit
ZnS
Pirit
FeS2
Khalkopirit
CuFeS2
Bornit
CuFeS4
Cinabar
HgS
Sulfat
Gipsum
CaSO42H2O
Anhidrit
CaSO4
Barit
BaSO4
Elemen Natif
Emas
Au
Tembaga
Cu
Intan
C
Sulfur
S
Grafit
C
Perak
Ag
Platina
Pt
Halid
Halit
NaCl
Fluorit
CaF2
Silvit
KCl
Karbonat
Kalsit
CaCO3
Dolomit
CaMg(CO3)2
Aragonit
CaCO3
Hidroksida
Limonit
FeO(OH).nH2O
Bauksit
Al(OH)3.nH2O
Fosfat
Apatit
Ca3 (F,Cl.OH) (PO4)
Turquis
CuAl6 (PO4)4 (OH)8.4H2O

Perlu diketahui bahwa batuan mineral non silikat keberadaannya pada pembentukan kerak bumi hanya sekitar 5%. Tabel diatas menunjukan beberapa contoh mineral-mineral non silikat beserta rumus kimianya.

Artikel belajar lainnya:  Batuan mineral yang tidak membelah secara teratur (fracture mineral/pecahan batuan mineral)
Read more »

Batuan Mineral Silikat

at Posted by
Batuan silikat merupakan golongan batuan mineral yang terpenting peranannya dalam kerak bumi. Diperkirakan lebih dari 50% mineral silikat sebagai pembentuk kerak bumi.Mineral Silikat merupakan salah satu batuan mineral yang paling luas dari mineral. Batuan mineral silikat terdiri dari oksigen dan silikon nomor satu dan nomor dua elemen  dan merupakan batuan mineral yang paling melimpah di kerak bumi.

Ada dua bentuk mineral silikat jika dilihat dari sifat kimianya yaitu:
  • felsic -The fel singkatan feldspar sementara sic merupakan silika. Batuan mineral ini terbentuk di granit dan lebih ringan dalam berat dan warna dari silikat lain karena mereka memiliki lebih sedikit zat besi dan magnesium. Quartz, mika, dan K-feldspar adalah anggota noteable kelompok ini.
  • mafic -Ma singkatan magnesium dan fic untuk besi (besi). Kelompok silikat biasanya terbentuk di magma bergerak naik untuk mengisi kesenjangan kiri ketika lempeng tektonik bergerak menjauh dari satu sama lain dalam dasar laut. Basalt dan gabro adalah dari jenis ini. Olivin dan piroksen juga dalam kelompok ini. Mereka relatif padat dan gelap Mereka disebut ultra-mafik. Feldspars plagioklas adalah silikat mafik yang memiliki kalsium dan natrium sebagai bagian dari komposisi kimianya.
Baca juga:  Mineral cleavage atau belahan mineral adalah sifat fisik dari batuan mineral yang mampu membelah disebabkan tekanan dari luar atau hantaman benda-benda keras

Sebuah pendekatan yang lebih modern untuk mengklasifikasi silikat yaitu dengan penggolongan struktur batuan ini. Kelas mineral menggunakan SiO4 molekul terhubung sebagai tetrahedrons. Sebuah tetrahedron adalah piramida berbasis segitiga. Atom oksigen menempati sudut tetrahedron dengan atom silikon dalam susunan tengah. Dari bentuk dasar inilah yang digunakan untuk dasar untuk klasifikasi batuan mineral ini. Ada enam subclass batuan mineral silikat, yaitu :

     Nesosilicates (tetrahedrons tunggal)
  • olivene
  • batu topas
  • garnet
  • howelite
  • kayanite
     Sorosilicates (double tetrahedrons)
  • epidot
  • hemimorphite
     Inosilicates (tunggal dan ganda rantai)
  • rantai tunggal
  • Rhodonite
  • jadeite
  • rantai ganda
  • actinolite
     Cyclosilicates (cincin)
  • beril
  • turmalin

     Phyllosilicates (lembar)
  • mika
  • biotit
  • talek
  • Chrysocolla

     Tectosilicates (kerangka kerja)
  • kuarsa
  • feldspars- labradorit, microcline, amazonite

Tabel berikut ini menggambarkan golongan dari batuan mineral silikat.

Pengelompokan Batuan Mineral Silikat
 Sementara beberapa pendapat dari para ilmuan ada yang mengatakan bahwa sebaran batuan mineral silikat di dalam kerak bumi ini mencapai sekitar 90%.

Artikel belajar lainnya: Mineral streak atau cerat pada batuan mineral bisa digunakan untuk membedakan dua jenis mineral yang warnanya tampak sama tetapi warna ceratnya (warna dalam keadaan menjadi bubuk) berbeda
Read more »

Kelistrikan (electricity) Batuan Mineral

at Posted by
Sifat batuan mineral yang terakhir yaitu tentang kelistrikan (electricity) batuan mineral. Sifat listrik batuan mineral dapat dipisahkan menjadi dua yaitu sebagai pengantar arus atau konduktor dan yang tidak menghantarkan arus listrik atau non konduktor. Pada prakteknya, batas ini tidak tegas sehingga dijumpai istilah semi konduktor, yaitu mineral yang bersifat sebagai konduktor dalam batas-batas tertentu.

Konduksi batuan mineral
Konduksi dalam batuan mineral didefinisikan sebagai kemampuan mineral untuk menghantarkan listrik. Hanya sejumlah kecil batuan mineral mineral adalah konduktor yang baik; diantaranya adalah elemen logam dan Graphite mineral. Konduktor ini dapat ditempatkan di antara kawat yang membawa listrik, dan listrik akan melewati mineral ini. Konduksi adalah sifat penting yang digunakan untuk dapat membedakan mana sulfida dan oksida pada logam metalik.

Piroelektrisitas batuan mineral
Piroelektrisitas menggambarkan kemampuan mineral untuk mengembangkan muatan listrik bila terkena perubahan suhu. Beberapa mineral mengembangkan muatan listrik ketika dipanaskan, ada juga yang ketika didinginkan.

Piezoelektrik batuan mineral
Piezoelektrik menggambarkan kemampuan mineral untuk mengembangkan muatan listrik jika diletakkan di bawah stres. Mineral piezoelektrik akan menghasilkan listrik ketika digosok atau dipukul berulang-ulang.

Kelistrikan (electricity) batuan mineral sangatlah penting untuk menentukan batuan mineral mana yang memiliki kandungan logam. Konduksi sangat berguna dalam membedakan mana batuan mineral yang benar-benar logam atau bukan, sedangkan Piroelektrisitas dan piezoelektrik pada prakteknya jarang digunakan oleh peneliti batuan mineral saat menguji kelogaman mineral.
Read more »