Penyakit pada Kehidupan Manusia yang disebabkan Oleh Virus

at Posted by
Setelah kita membahas manfaat virus bagi kehidupan pada postingan sebelumnya, kali ini kita akan mengulas apa saja penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus pada kehidupan manusia. Seperti sudah kita ketahui bahwa virus selain bisa dimanfaatkan sebagai imun atau antibodi terhadap suatu penyakit tertentu, virus juga sangat berbahaya bagi kehidupan manusia dikarenakan virus merupakan sumber dari penyakit.

Penyakit-penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus bahkan hingga saat ini ada yang belum bisa ditemukan vaksin pencegahannya dan ada juga yang sudah ditemukan cara pencegahannya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan kita ulas penyakit-penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus ini.

AIDS - Penyakit AIDS atau yang memiliki kepanjangan dari Acquired Immune Deficiency Syndrom merupakan penyakit yang menyerang kekebalan tubuh manusia. Sesuai dengan arti nama penyakit ini, AIDS biasanya menyeang kekebalan tubuh si penderita, dimana secara perlahan ketahanan tubuh si penderita akan turun perlahan-lahan tapi pasti. Sebagai contoh efek dari kekebalan tubuh yang menurun ini yaitu jika si penderita terkena sedikit luka gores maka luka tersebut tak kunjung sembuh melainkan semakin membesar dan bertambah parah. Penyebab penyakit AIDS ini adalah virus HIV atau yang memiliki kepanjangan dari Human Immunodeficiensy Virus

Anatomi dari virus HIV
Anatomi dari virus HIV
Jadi perlu teman-teman ingat bahwa AIDS itu bukan nama virus akan tetapi nama penyakitnya, sedangkan penyebab penyakit AIDS tersebut adalah virus HIV. Hingga saat ini, penyakit yang disebabkan oleh virus HIV ini masih belum ada obatnya dan masih dilakukan penelitian-penelitian untuk menemukan vaksin yang bisa mencegah penyakit AIDS ini. Lalu bagaimanakah cara penularannya? Umumnya virus HIV bisa menular melalui kontak langsung dengan penderitanya, seperti contohnya melalui selaput lendir, luka yang terbuka di kulit penderita AIDS dan tidak sengaja kita sentuh, penggunaan jarum suntik yang tidak steril dimana jarum suntik tersebut bekas dipakai penderita AIDS, melalui transfusi darah, dan juga yang paling mengerikan yaitu penyakit ini bisa menular kepada janin yang dikandung oleh ibu yang menderita AIDS.

Hepatitis - Selanjutnya penyakit yang ditimbulkan oleh virus yaitu penyakit hepatitis atau yang dikenal dengan penyakit pembengkakkan hati. Pada penyakit hepatitis terdapat tiga jenis virus dimana memiliki sebutan yang sama dengan nama penyakitnya. Yang pertama yaitu virus hepatitis A, umumnya hepatitis A akan menyebabkan penyakit hepatistis yang akut. Berikutnya yaitu hepatitis B dimana akan menyebabkan penyakit yang kronis. Yang terakhir yaitu hepatitis C dimana penderita yang terjangkit virus ini akan beresiko menderita kanker hati.

Penampakan virus hepatitis A, B dan C yang menyebabkan pembengkakan hati
Penampakan virus hepatitis A, B dan C yang menyebabkan pembengkakan hati
Biasanya virus ini menular melalui minuman dimana sudah terkontaminasi oleh virus, penggunaan jarum suntik yang tidak steril serta transfusi darah. Pada umumnya, penderita penyakit hepatitis akan mengalami gejala seperti munta-muntah, selaput lendir dan warna kulit mengalami perubahan menjadi kuning disertai dengan demam dan mual.

Demam Berdarah - Tahukah kalian jika penyakit demam berdarah atau yang biasa disingkat dengan istilah DB disebabkan oleh virus juga? Virus dengue adalah virus yang menyebabkan terjadinya penyakit demam berdarah ini. Virus ini menggunakan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor yang nantinya ditularkan melalui gigitan nyamuk ini. 

Penampakkan virus dengue penyebab penyakit demam berdarah atau DB
Penampakkan virus dengue penyebab penyakit demam berdarah atau DB
Virus dengue sendiri jika sudah masuk ke tubuh manusia akan mengakibatkan penurunan dari kadar trombosit bahkan menyebabkan kapiler darah pecah. Biasanya penderita demam berdarah ini akan mengalami panas demam yang tinggi disertai bercak-bercak merah pada kulit. Penderita demam berdarah juga biasanya akan mengeluarkan darah dari hidung atau mimisan, sedangkan biasanya pada kondisi yang lebih parah terjadi pendarahan di organ-organ tubuh hingga bisa menimbulkan kematian.

SARS - Penyakit SARS atau kepanjangan dari Severe Acute Respiratory Syndrome merupakan penyakit yang ditimbulkan oleh virus corona. Dari beberapa penelitian,  diduga mamalia seperti jenis musang dan rakun merupakan asal pembawa penyakit SARS ini. Penyakit yang disebabkan oleh virus corona ini sangatlah mudah bermutasi. Jika virus corona ini masuk kedalam tubuh kita maka akan menimbulkan gelaja berupa batuk kering, diare, kelelahan otot, sesak nafas, sakit kepala, menggigil dan demam dimana suhu tubuh berada diatas 40o C.

Skema dari virus corona penyebab penyakit SARS
Skema dari virus corona penyebab penyakit SARS


Influenza - Pada penyakit influenza ini biasanya penyebabnya adalah virus orthomyxovirus, dimana virus ini memiliki bentuk seperti bola, dan jika masuk kedalam tubuh manusia maka penderitanya akan mengalami kesusahan bernapas atau dapat dikatakan saluran pernapasan yang diserang oleh virus ini. Penderita influenza biasanya akan merasakan kehilangan nafsu makan, sakit kepala, demam dan pegal linu.

Gondong - Sebelum kita membahas penyakit gondong ini, perlu teman-teman ketahui bahwa penyakit gondong dan gondok adalah dua penyakit yang berbeda. Penyakit gondong atau parotitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus paramyxovirus sedangkan penyakit gondok atau goiter disebabkan akibat adanya gangguan pada hormon tiroid. Pada penyakit gondong, virus paramyxovirus yang menyerang hanya memiliki asam ribo nukleat atau ARN sehingga akan mengakibatkan pembengkakan pada paratiroid di leher dan pada bagian bawah daun telinga. Penderita penyakit gondong biasanya akan memiliki kekebalan terhadap penyakit ini di kemudian hari jika sudah pernah terjangkit virus ini. Penyakit gondong ini umumnya menular melalui ludah, muntahan, urin , atau bisa dikatakan akan menular jika terjadi kontak langsung dengan si penderita gondong ini.

Herpes - Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simples dimana  yang diserang biasanya pada kulit dan selaput lendir. Melalui luka kecil pada tubuh kita biasanya virus ini melakukan infeksinya. Virus ini menyerang area-area pada tubuh penderitanya terutama pada bibir, alat kelamin, mata, kulit bahkan bisa juga di otak. Hampir mirip dengan virus HIV, virus herpes ini juga bisa menular melalui hubungan seksual dan bisa menginfeksi bayi saay kelahiran. Penderita penyakit ini biasanya akan timbul gelembung kecil-kecil pada bagian kulit dan sangat mudah pecah. Sedangkan pada herpes yang menyerang mata dan otak tidak mengalami gelembung-gelembung kecil ini. Untuk infeksi yang terjadi pada area alat kelamin biasanya akan menjadi penyebab adanya tumor ganas pada area genitalis tersebut.

Campak - Penyakit campak atau morbili disebabkan oleh virus paramyxovirus dan biasanya menyerang pada anak-anak. Virus ini berkembangbiak disaluran pernapasan pada saat inkubasi awal dan kemudian  akan meyebar melalui darah ke seluruh bagian tubuh dan kulit disaat akhir inkubasi. Biasanya penderita penyakit campak atau morbili ini akan merasakan ngilu di seluru tubuh disertai demam tinggi serta batuk, sering mengiggau disaat tidur dan jika terkena matahari atau cahaya maka mata akan terasa pedih.

Polio - Penyakit berikutnya yaitu penyakit polio yang biasa menjangkit anak-anak. Pada penyakit polio ini terdapat dua vaksin untuk mencegahnya, yang pertama yaitu vaksin salk yang berfungsi mengaktifkan antibodi pada serum dan di saat virus memasuki darah maka akan dinetralkan yang verulen. Vaksin kedua adalah vaksin sabin yang merupakan virus polio yang dilemahkan. Pada umumnya penderita polio akan mengalami tidak enak badan, mual, demam, sakit kepala, hingga rasa kaku pada leher dan tulang penderitanya. Apabila virus ini menyerang selaput meninges otak dan merusak sel saraf pada otak depan akan berakibat kelumpuhan bagi penderitanya.

Itulah tadi beberapa contoh penyakit yang disebabkan oleh virus pada kehidupan manusia. Selain penyakit-penyakit diatas ada juga penyakit yang disebabkan oleh virus H5N1 atau yang kita kenal dengan nama peyakit Avian influenza atau flu burung yang sangat mudah bermutasi. Semoga postingan kali ini bisa menambah wawasan teman-teman dalam belajar mengenai penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus.
Read more »

Manfaat Virus di Dalam Kehidupan

at Posted by
Pada postingan sebelumnya mengenai perkembangbiakan virus atau replikasi virus telah kita ketahui bahwa sifat virus yang berkembangbiak di dalam sel makhluk hidup serta memanfaatkan materi yang ada pada sel untuk berkembangbiak sangatlah merugikan bagi makhluk hidup tersebut dikarenakan bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Akan tetapi selain merugikan makhluk hidup baik itu tumbuhan, hewan dan manusia, saat ini virus bisa dimanfaatkan sebagai vaksin yang bisa digunakan untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta  untuk mencegah penyakit tertentu. Melalui teknik rekayasa genetik dimana virus-virus ini dimanfaatkan sebagai vektor maka bisa dihasilkan vaksin yang bermanfaat untuk mencegah penyakit tertentu dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain sebagai vektor dalam rekayasa genetik, virus juga bisa digunakan sebagai vaksin dengan cara menurunkan kemampuan menimbulkan penyakitnya atau menghilangkan kemampuan tersebut pada virus dengan cara virus tersebut dilemahkan atau dimatikan sehingga kemampuan-kemampuan virus menurun atau hilang. Apabila vaksin ini diberikan kepada makhluk hidup yang masih sehat, baik itu manusia, hewan dan tumbuhan, maka makhluk hidup tersebut akan menjadi kebal terhadap penyakit yang dihasilkan dari virus tertentu tersebut. Hal ini bisa terjadi dikarenakan pada makhluk hidup yang diberikan vaksin tadi telah terbentuk antibodi.

Dalam tulisan yang dipublikasikan Jurnal Virology pada edisi 15 Desember tahun 2002 baru-baru ini, telah ditemukan cara lain memanfaatkan virus dengan cara menggunakan cangkang virus sebagai pembawa gen. Penelitian ini dilakukan oleh profesor biologi dari Purdue's of Science yaitu David Sanders, dimana David menggunakan cangkang luar dari virus ebola yang dilemahkan kemudian digunakan sebagai pembawa gen menuju sel-sel yang sakit.

Profesor biologi dari Purdue's of Science, David Sanders (ebola virus) yang memanfaatkan cangkang virus ebola sebagai pembawa gen
Profesor biologi dari Purdue's of Science, David Sanders (ebola virus)

Sekarang kita sudah mengetahui bahwa selain sebagai sumber penyakit, virus juga bisa dimanfaatkan baik itu sebagai vektor yang bisa menghasilkan vaksin maupun sebagai pembawa gen. Semoga tulisan mengenai manfaat virus ini bisa menambah wawasan kita dalam belajar.
Read more »

Perkembangbiakan pada Virus (Replikasi)

at Posted by
Pada postingan kali ini akan diulas mengenai cara perkembangbiakan virus atau yang biasa dikenal dengan replikasi pada virus. Pernah dibahas pada postingan sebelumnya di situs pustaka online ini pada artikel tentang virus beserta ciri-cirinya bahwa perkembangbiakan virus hanya terjadi dalam sel makhluk hidup atau pada jaringan hidup seperti contohnya pada jaringan embrio, maupun di dalam jaringan dari hewan, tumbuhan dan juga manusia.

Pada saat virus berkembangbiak atau melakukan replikasi, sitoplasma sel yang dijangkit virus menjadi bahan utama kebutuhan virus untuk pembentukan bagian-bagian virus baru. Replikasi atau proses perkembangbiakan virus ini terjadi saat pertama kali virus melakukan kontak dengan sel inang hingga pada tahap lisis atau proses akhir dimana virus tersebut berhasil membentuk virus-virus baru.

Gambar dari proses perkembangbiakan virus pada sel atau yang dikenal dengan replikasi virus
Gambar dari proses perkembangbiakan virus pada sel atau yang dikenal dengan replikasi virus
Seperti yang bisa kalian lihat pada gambar diatas, virus mulai melakukan kontak dengan sel inang menggunakan serabut pada ekornya (kaki virus) yang kemudian melakukan injeksi dan pelepasan asam nukleat yang berada di bagian kepala virus kedalam sel yang di jangkiti. Setelah asam nukleat virus berhasil masuk ke dalam sel, maka akan terbentuk virus-virus baru yang berkembangbiak di dalam sel tersebut (replikasi virus). Sel yang dijangkiti virus ini kemudian akan pecah dan melepaskan virus-virus baru yang nantinya akan menjangkit sel-sel yang lainnya.

Setelah membaca ulasan singkat mengenai perkembangbiakan virus, kita jadi tahu seberapa besar bahayanya bagi kesehatan yang bisa dihasilkan dari virus ini jika menjangkit sel tubuh manusia, hewan maupun tumbuhan. Akan tetapi, adakah manfaat lain dari virus ini selain menimbulkan penyakit? Untuk menjawabnya akan kita bahasa di postingan berikutnya mengenai pemanfaatan virus bagi kehidupan.
Read more »

Virus Beserta Ciri-cirinya

at Posted by
Bakteri yang diserang oleh virus atau dikenal juga dengan bakteriofage dan biasa juga disebut Fag menjadi salah satu percobaan yang dilakukan oleh Alfred Hershey & Martha Chase di tahun 1952 tentang virus yang menguak bahwa pernyataaan Avery tentang DNA sebagai materi genetik pada organisme adalah benar.

Pada bagian dalam dari selubung protein virus rata-rata membawa sekitar 50 gen di dalamnya, namun pada beberapa virus ada yang membawa hingga 300 gen dan ada juga yang hanya membawa 3 gen saja. Penyakit yang terjadi pada tumbuhan, hewan dan manusia juga rata-rata disebabkan oleh virus.

Beberapa ilmuwan mengatakan bahwa virus merupakan abiotik atau benda mati jika belum memasuki sel makhluk hidup. Sedikit mengulas mengenai perbedaan abiotik dan biotik yaitu pada umumnya biotik atau makhluk hidup baik itu hewan, manusia, maupun tumbuhan dapat meakukan reproduksi, metabolisme, berkembang biak dan lain sebagainya, sedangkan benda mati atau yang biasa disebut dengan abiotik tidak dapat melakukan kesemuanya itu.

Jadi bisa kita katakan bahwa virus bisa dikelompokkan kedalam bentuk peralihan dari abiotik ke biotik. Dikatakan seperti itu dikarenakan saat virus berada di luar sel makhluk hidup maka akan tampak seperti benda mati, namun jika virus ini masuk kedalam sel makhluk hidup maka virus tersebut akan bereproduksi bertambah banyak, dan menunjukan aktivitasnya sebagai makhluk hidup.

Penelitian tentang mikroorganisme-pun mulai berkembang semenjak ditemukannya mikroskop oleh Anthonie Van Leuwenhoek. Kemudian seorang peneliti yang bernama A. Mayer pada tahun 1982 meneliti mengenai penyakit yang menyerang daun tembakau. Saat itu A. Mayer menemukan beberapa daun tembakau yang terserang penyakit berupa bintik-bintik kuning pada daun tembakau tersebut. Daun-daun tembakau yang terserang penyakit inipun akhirnya diambil dan kemudian di ekstrak ole A. Mayer. Hasil ekstrak dari daun-daun tembakau yang terserang penyakit ini kemudian di coba untuk di semprotkan pada tanaman tembakau yang masih sehat, dan hasilnya tanaman yang disemprotpun akhirnya tertular penyakit. Begitu juga dengan pengamatan yang dilakukan oleh D. Ivanowsky dimana Ivan melakukan penyarimgan dari getah tembakau yang terserang penyakit dengan menggunakan filter yang bisa menyaring bakteri, akan tetapi saat getah hasil saringan tersebut dioleskan pada daun tembakau yang masih sehat hasilnya tanaman tembakau yang masih sehat tersebut ikut terjangkit penyakit juga. Dari sinilah Ivan menyimpulkan bahwa tanaman tembakau tersebut diserang oleh mikroorganisme yang sangat kecil atau patogen yang sangat kecil dan bisa lolos dari filter bakteri.

Penyakit yang menyerang daun tembakau ini-pun terus diteliti, seorang peneliti berkebangsaan belanda yang bernama Bejerink di tahun 1987 menguak fakta bahwa organisme yang menyerang daun tembakau ini tidak dapat mati meskipun dimasukkan di dalam alkohol dan tidak dapat berkembang dan tumbuh jika berada pada medium biakkan. Sehingga Bejerink menyimpulkan bahwa organisme yang menyerang daun tembakau ini hanya bisa hidup pada makhluk hidup yang diserangnnya dan mempunyai ukuran yang sangatlah kecil.

Organisme yang menyerang tembakau ini kemudian dinamai Tobacco Mozaik Virus atau biasa di singkat TMV oleh Windell Stanley di tahun 1935. Tidak hanya itu, Stanley juga berhasil mengkristal organisme tersebut.

Berikut ini Ciri-ciri umum dari virus:
  • Tidak memiliki bentuk sel (aseluler).
  • Berukuran antara (20 – 300) milimikron.
  • Hanya memiliki satu macam asam nukleat saja yaitu ADN (asam dioksiribo nukleat) atau ARN (asam ribo nukleat).
  • Berupa hablur atau kristal dengan bentuk yang bervariasi; oval, memanjang, silindris, kotak dan lain-lainnya.
  • Tubuhnya tersusun atas kepala, kulit selubung (kapsid) yang berisi ADN atau ARN saja dan serabut ekor.
Sementara jika dilihat dari bentuk fisiknya, umumnya virus terdiri dari 3 bagian yaitu kepala, tubuh dan ekor. Ini bisa kita lihat pada fag atau bakteriofage (virus) yang biasanya dapat menyerang bakteri seperti Escherichia coli.

bagian-bagian tubuh pada virus
Bagian-bagian tubuh virus

  • Bagian kepala, Bagian ini dibungkus oleh selubung protein yang disebut kapsid, sebagai pemberi bentuk tubuh virus. Kapsid berupa selubung yang terdiri dari monomer identik yang masing-masing terdiri rantai polipeptida. 
  • Isi tubuh, Tubuh virus tersusun atas materi genetik atau molekul pembawa sifat-sifat yang dapat diturunkan berupa ADN atau ARN saja. Virus yang isi tubuhnya berupa ADN antara lain: Papova virus, Herpes virus, Adeno virus, Pox virus. Adapun tubuhnya yang berisi ARN antara lain: Paramyxo virus, Rhabdo virus, Reovirus, Picorna virus, Toga virus. Di dalam tubuh, virus tidak memiliki organel-organel sel seperti mitokondria, ribosom dan lain-lainnya. 
  • Ekor,Ekor merupakan alat untuk kontak ke tubuh organisme yang diserangnya. Ekor terdiri atas tabung bersumbat yang dilengkapi dengan serabut-serabut/benang-benang. Bentuk virus bervariasi, seperti gambar di samping.

Itulah tadi ciri-ciri beserta bentuk fisik virus pada umumnya yang bisa teman-teman pelajari pada postingan kali ini di situs pustaka online ini.
Read more »

Manfaat yang Terkandung pada Limbah Hasil Perikanan

at Posted by
Pada postingan kali ini kita akan membahas mengenai pemanfaatan limbah dari hasil perikanan. Seperti sudah kita ketahui bahwa Negara kita ini (Indonesia) memiliki potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar, baik itu pada kegiatan budidaya, kegiatan pengolahan, maupun pada kegiatan penangkapan ikan tersebut. Jika dilihat dari segi geografis, Negara Indonesia merupakan negara yang terdiri dari kepulauan dimana luas lautnya 70% lebih luas dibandingkan dengan luas darataannya.

Pemanfaatan hasil kelautan dan perikanan ini semakin pesat dan berkembang dimana dapat kita lihat pemanfaatan teknologi yang lebih canggih yang digunakan para pelaku perikanan ini baik itu dalam proses penangkapan ikan maupun dalam pengolahannya menjadi produk-produk yang dapat memenuhi kebutuhan pangan maupun produk bermanfaat lainnya. Akan tetapi perlu kita ingat, bahwa industri perikanan tidak hanya menghasilkan produk pangan yang bermanfaat dan bisa menjadi sumber pendapatan negara, akan tetapi juga menghasilkan berbagai macam limbah, baik itu berupa limbah padat, cair maupun limbah gas yang merupakan hasil samping dari produksi perikanan ini.

Hasil samping dari perikanan inilah yang disebut limbah atau sisa bahan dari proses pengolahan produk utama. Menurut Poernomo (1997), pada limbah sisa produksi perikanan masih banyak terkandung nutrisi yang bermanfaat dan bisa digunakan. Dari penelitian diketahui bahwa di dalam limbah perikanan terdapat kandungan berupa karbohidrat, protein, lemak, garam mineral, dan sisa bahan kimia yang digunakan dalam pengolahan/pembersihan.

Limbah-limbah perikanan berupa ikan-ikan yang mati selama pembudidayaan biasanya disebut dengan sumber limbah kegiatan perikanan hulu (budidaya), sedangkan limbah ikan yang berupa potongan sisa produksi seperti kepala ikan, jeroan, kulit, sirip, dan air bekas produksi biasanya disebut dengan limbah ikan yang berasal dari kegiatan perikanan hilir (pegolahan, pemasaran dan transportasi).

Salah satu pemanfaatan limbah perikanan dari pengolahan terasi yang mulai digunakan untuk sumber penghasil listrik
Salah satu pemanfaatan limbah perikanan dari pengolahan terasi yang mulai digunakan untuk sumber penghasil listrik

Menurut Bhaskar dan Mahendrakar (2008), jeroan ikan mengandung protein dan lemak tak jenuh yang tinggi. Fakta yang ditemukan menunjukkan bahwa produk buangan yang kaya akan protein dan lemak meningkatkan peluang untuk mengalami kebusukan. Limbah tersebut dapat menimbulkan masalah lingkungan bila tidak dilakukan penanganan. Menurut Dao dan Kim (2011), telah banyak penelitian yang berkembang untuk memanfaatkan limbah jeroan ikan, seperti pembuatan pakan ikan, pupuk serta media pertumbuhan  bakteri, dengan menggunakan media pepton. 

Sampai saat ini limbah-limbah tersebut sebagian besar belum dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, namun dibuang ke sungai, danau, laut,  pantai dan tempat-tempat pembuangan sampah.  Apabila kondisi ini berlangsung secara terus-menerus akan berdampak buruk pada lingkungan serta dapat menghambat perkembangan industri perikanan pada masa yang akan datang. Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan konsep pembangunan berwawasan lingkungan atau pembangunan berkelanjutan  

Disamping itu praktek  pembuangan limbah tersebut dapat menurunkan daya guna dan nilai guna produk perikanan, sehingga secara ekonomi sangat merugikan. Pemerintah Indonesia telah berupaya dalam mempertahankan daya dukung lingkungan melalui pengembangan industri yang bersih dan upaya peningkatan daya guna dan hasil guna produk perikanan. Oleh karena itu pengembangan manajemen limbah perikanan harus menjadi prioritas untuk dipikirkan secara lebih serius.  

Strategi yang dapat diterapkan agar tercapai tujuan tersebut antara lain melalui peningkatan efisiensi dalam penanganan dan pengolahan hasil samping  perikanan, memaksimalkan pemanfaatan limbah hasil perikanan untuk menekan  jumlah limbah yang dihasilkan, serta perlakuan yang tepat terhadap limbah yang dibawah ambang batas yang ditentukan sehingga apabila limbah tersebut dibuang tidak akan menjadikan pencemaran terhadap lingkungan di sekitarnya.  
Read more »

Mineral Ortoklas

at Posted by
Pada umumnya mineral ortoklas memiliki warna putih, kekuningan, merah muda, coklat atau hijau. Mineral ortoklas ini juga memiliki kilap seperti mutiara. Perawakan kristal yang membata atau memapan dengan sistem kristal trikilin menjadi sistem penyusun mineral ortoklas ini.

Mineral ini memiliki asosiasi dengan kwarsa, muskovit dan plagioklas felspar dengan angka kekerasan yang dimiliki pada kisaran 6 hingga 6,5. Transparansi mineral ortoklas ini biasanya transulen hingga opak. Mineral ortoklas masuk dalam klas silikat dengan subklas tektosilikat dan masuk dalam group felspar.

Contoh gambar mineral ortoklas - situs belajar dan perpustakaan online plengdut.com
Contoh gambar mineral ortoklas

Berikut ini deskripsi lengkap dari mineral ortoklas ini:
  1. Rumus kimia: KAlSi3O8 (Potassium aluminium silicate)
  2. Klas: silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: Felspar
  5. Sifat fisik:
  • Warna: biasanya putih, kekuningan, merah muda, coklat, atau hijau.
  • Kilap: kaca, kadang mutiara atau damar jika lapuk
  • Transparansi: transulen, tetapi biasanya transuln hingga opak
  • Sistem kristal: trikilin
  • Perawakan kristal: membata atau memapan
  • Belahan: sempurna satu arah
  • Pecahan: konkoidal
  • Kekerasan: 6-6,5
  • Berat jenis: rata-rata 2,5
  • Gores: putih
  • Mineral asosiasi: kwarsa, muskovit, dan plagioklas felspar.
Itulah tadi rincian deskripsi dari mineral ortoklas yang kita bahas pada postingan kali ini, semoga bisa membantu teman-teman dalam belajar dan menambah materi pada situs pustaka online ini. 

Read more »

Mineral Anortit

at Posted by
Mineral anortit merupakan salah satu mineral dari sekian banyak mineral yang masuk dalam group felspar dengan warna mineral pada umumnya putih, abu-abu, hingga tidak berwarna. Mineral anortit ini juga memiliki sistem kristal trikilin dengan perawakan kristalnya membata dan jarang terlihat sebagai kristal bebas.

Mineral anortit pada umumnya memiliki belahan sempurna satu arah dengan pecahan konkoidal dan berat jenis rata-rata 2,76. Kekerasan mineral ini pada kisaran 6 hingga 6,5. Sedangkan transparansi pada mineral ini biasanya translusen hingga opak bahkan terkadang ditemukan mineral anortit yang transparan.

Baca juga: Mineral labradorit merupakan mineral yang paling sering ditemukan pada batuan-batuan beku mafik seperti pada basalt, gabro dan norite.

Contoh gambar mineral anortit
Contoh gambar mineral anortit
Untuk lebih jelasnya, berikut ini plengdut.com sajikan deskripsi dari mineral anortit ini:
  1. Rumus kimia: CaAl2Si2O8
  2. Klas: Silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: Felspar
  5. Sifat fisik:
  • Warna: putih, abu-abu, dan tidak berwarna.
  • Kilap: kaca hingga damar jika lapuk
  • Transparansi: translusen hingga opak, kadang-kadang transparan.
  • Sistem kristal: trikilin
  • Perawakan kristal: membata atau memapan, jarang terlihat sebagai kristal bebas
  • Belahan: sempurna satu arah,
  • Pecahan: konkoidal
  • Kekerasan: 6-6,5
  • Gores putih
  • Mineral asosiasi: biotit, augit, hornblende, dan piroken.
Itulah tadi deskripsi dari mineral anortit sebagai tambahan pustaka online kita kali ini, selamat belajar dan semoga bermanfaat.

Artikel lainnya:  Mineral andesin berwarna putih atau abu-abu dengan kilap mineral menyerupai kaca
Read more »

Mineral Bytownite

at Posted by
Pada postingan pustaka online kali ini yang akan dibahas yaitu tentang deskripsi dari mineral bytownite. Mineral bytownite ini merupakan mineral yang masuk dalam group felspars dengan sub klas tektosilikat. Warna dari mineral bytownite ini biasanya berwarna putih, abu-abu, atau tidak berwarna. 

Pada umumnya mineral ini memiliki transparansi translusen hingga opak, dan kadang-kadang juga ditemukan mineral bytownite yang transparant. Bytownite sendiri memiliki belahan sempurna satu arah dengan kekerasan mineral pada skala 6 hingga 6,5. Berat jenis rata-rata dari mineral bytownite ini pada kisaran 2,74 hingga 2,76. Berikut ini adalah deskripsi lengkap dari mineral bytownite ini:

Contoh gambaran mineral bytownite
Contoh gambaran mineral bytownite
  1. Rumus kimia: Ca(70-90%) Na(30-10%) (Al,Si)AlSi2O8
  2. Klas: Silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: Felspars
  5. Sifat fisik:
  • Warna: biasanya putih, abu-abu, atau tidak berwarna.
  • Kilap: kaca hingga damar jika lapuk.
  • Transparansi: translusen hingga opak, kadang-kadang transparant.
  • Sistem kristal: trikilin.
  • Perawakan kristal: membata, jarang terlihat sebagai kristal bebas.
  • Belahan: sempurna satu arah.
  • Pecahan: konkoidal.
  • Kekerasan: 6-6,5.
  • Berat jenis: rata-rata 2,74-2,76
  • Gores: putih
  • Mineral asosiasi: biotit, hornblende, dan piroksen.
Read more »

Mineral Labradorit

at Posted by
Mineral labradorit merupakan mineral yang masuk dalam group feldspar yang paling sering ditemukan pada batuan-batuan beku mafik seperti pada basalt, gabro dan norite. Pada anorthosite, batuan beku labradorit ini merupakan mineral yang paling berlimpah di dalamnya.

Labradorit sendiri masuk dalam klas silikat dengan sub klas tektosilikat dimana mineral labradorit ini memiliki berbagai macam kombinasi warna yang cukup menarik seperti kombinasi warna biru dan jingga sehingga batuan mineral ini sering juga disebut sebagai gemstone. Berat jenis rata-rata mineral labradorit ini biasanya sekitar 2,70 hingga 2,74 dengan kekerasan 6 hingga 6,5. Pecahan mineral labradorit yaitu konkoidal dengan belahan sempurna satu arah dan memiliki sistem kristal trikilin dengan perawakan kristal membata.

Belajar dan baca juga: Batuan mineral non silikat merupakan batuan mineral yang tidak memiliki gugus tetrahedron silika

Mineral labradorit yang sudah diolah menjadi kerajinan tangan
Mineral labradorit yang sudah diolah menjadi kerajinan tangan dan siap untuk dijual

Bongkahan batuan mineral labradorit feldspar yang belum diolah dengan warna batu umumnya berwarna abu-abu hingga gelap dengan kombinasi warna cerah pada bagian dalamnya.
Bongkahan batuan mineral labradorit feldspar yang belum diolah dengan warna batu umumnya berwarna abu-abu hingga gelap dengan kombinasi warna cerah pada bagian dalamnya.


Berikut ini deskripsi dari mineral labradorit ini yang berhasil plengdut.com kumpulkan sebagai sumber pustaka online kali ini:
  1. Rumus kimia: Ca (50%-70%) Na (50%-30%) (Al, Si)AlSi2O8 - calcium sodium aluminium silicate
  2. Klas: Silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: felspar
  5. Sifat fisik:
  • Warna: abu-abu hingga hitam berlapis, abu-abu hingga hitam jelaga
  • Kilap: damar hingga kaca
  • Transparansi: transparan-translusen
  • Sistem kristal: trikilin
  • Perawakan kristal: kristal membata, jarang dalam keadaan bebas pada batuan induk
  • Belahan: sempurna satu arah
  • Pecahan: konkoidal
  • Kekerasan: 6-6,5
  • Berat jenis: rata-rata 2,70-2,74
  • Gores: Putih
  • Mineral asosiasi: biotit, piroksen, dan hornblende
Itulah tadi sedikit tambahan ilmu mengenai deskripsi mineral labradorit yang plengdut bahas kali ini, semoga bisa menambah wawasan teman-teman dalam belajar.

Artikel belajar lainnya:  Diperkirakan lebih dari 50% mineral silikat sebagai pembentuk kerak bumi
Read more »

Mineral Andesin

at Posted by
Jenis mineral berikutnya yang akan kita bahas yaitu mineral andesin. Mineral andesin ini merupakan group dari felspar dengan klas silikat dan berada pada sub klas tektosilikat. Mineral andesin sebagian besar berwarna putih atau abu-abu dengan kilap mineral menyerupai kaca. Sementara kristal yang membentuk mineral andesin ini memiliki sistem kristal trikilin dengan bentuk perawakan kristal blocky. 

Jika dilihat dari sifat belahannya, mineral andesin ini memiliki belahan sempurna satu arah dan baik pada arah lainnya sehingga membentuk sudut seperti prisma. Sedangkan pecahan mineral andesin memiliki pecahan konkoidal dengan kekerasan 6 hingga 6,5 serta memiliki cerat gores yang berwarna putih.

contoh gambar dari batuan mineral andesin
Mineral Andesin
Belajar dan baca juga: Sifat listrik batuan mineral dapat dipisahkan menjadi dua

Berikut ini merupakan deskripsi dari mineral andesin ini terutama jika dilihat dari ciri fisik dan kimianya:
  1. Rumus kimia: Na(70-50%) Ca(30-50%) (Al,Si)AlSi2O8
  2. Klas: Silikat
  3. Sub klas: Tektosilikat
  4. Group: Felspar
  5. Sifat fisik:
  • Warna: sebagian besar putih atau abu-abu
  • Kilap: kaca hingga tanah jika lapuk
  •  Transparansi: transulen-transparan
  • Sistem kristal: trikilin
  • Perawakan kristal: blocky
  • Belahan: Sempurna satu arah dan baik pada arah lainnya membentuk sudut mirip prisma.
  • Pecahan: konkoidal
  • Kekerasan: 6-6,5
  • Berat jenis: 2,68-2,71
  • Gores: putih
  • Mineral asosiasi: biotit, hornblende, kwarsa dan k-felspars
Itulah tadi deskripsi dari mineral andesin yang plengdut rangkum dari beberapa referensi, semoga bisa menambah bahan bacaan pada situs perpustakaan online ini sebagai sumber belajar.

Artikel belajar lainnya:  Sifat kemagnetan mineral dapat diketahui dengan cara menggantungkannya pada seutas benang
Read more »