Mengubah Bentuk Pecahan ke Bentuk Lain

di Diposkan oleh
Pada pembahasan sebelumnya telah diketahui bahwa selain pecahan a/b, ada pula pecahan berbentuk desimal, persen, dan permil. Bagaimanakah mengubah bentuk pecahan a/b ke bentuk-bentuk tersebut? Perhatikan penjelasan berikut.

a. Mengubah Bentuk Pecahan ke Bentuk Desimal dan Sebaliknya
Bentuk pecahan dapat dinyatakan dalam bentuk desimal. Untuk mengubah pecahan ke bentuk desimal adalah dengan mengubah penyebut pecahan itu menjadi kelipatan 10, 100, 1.000, dan seterusnya. Selain cara tersebut dapat juga dilakukan dengan membagi pembilang dengan penyebutnya.

Perhatikan contoh bentuk pecahan 6/10, 79/100, 863/1.000, dan 7/100. Karena penyebut dari pecahan-pecahan tersebut adalah kelipatan 10 (yaitu 10, 100, dan 1.000) maka untuk menyatakan ke bentuk desimalnya tidak perlu diubah.

Contoh:

Bagaimana bila penyebutnya bukan 10 atau kelipatannya, misalnya 1/4? Bilangan pecahan 1/4 dapat diubah menjadi bentuk desimal dengan cara sebagai berikut.

Mengubah bentuk desimal ke bentuk pecahan dilakukan dengan melihat banyaknya angka di belakang koma.
  • Jika ada 1 (satu) angka maka penyebutnya 10;
  • Jika ada 2 (dua) angka maka penyebutnya 100;
  • Jika ada 3 (tiga) angka maka penyebutnya 1.000, dan seterusnya.

Contoh:

b. Mengubah Bentuk Pecahan ke Bentuk Persen dan Sebaliknya
Persen artinya per seratus dan dilambangkan dengan %.
Contoh: 
  • 80% dibaca delapan puluh persen
  • 45% dibaca empat puluh lima persen
Bentuk pecahan dapat dijadikan ke bentuk persen dengan cara mengalikan pecahan tersebut dengan 100%.

Contoh:
Bentuk persen dapat dijadikan ke bentuk pecahan dengan cara menyederhanakannya.
Contoh:

c. Mengubah Bentuk Pecahan ke Bentuk Permil dan Sebaliknya 
Permil artinya per seribu dan dilambangkan dengan ‰.
Contoh: 
  • 20‰ dibaca dua puluh permil.
  • 450‰ dibaca empat ratus lima puluh permil.
Bentuk pecahan dapat dijadikan ke bentuk permil dengan cara mengalikan pecahan tersebut dengan 1.000‰.

Contoh:
Bentuk permil juga dapat diubah ke bentuk pecahan dengan cara menyederhanakannya.
Contoh:
Dari penjelasan di atas jelaslah bahwa bentuk pecahan dapat dijadikan bentuk desimal, bentuk persen, atau permil. Demikian juga bentuk desimal juga dapat dijadikan bentuk pecahan, persen, atau permil.

Contoh Soal :
1. Nyatakan 2/5 dalam bentuk:
a. desimal        c. persen
b. permil

2. Nyatakan 0,65 dalam bentuk:
a. pecahan        c. permil
b. persen

3. Nyatakan 85% dalam bentuk:
a. pecahan        c. permil
b. desimal

4. Nyatakan 90‰ dalam bentuk:
a. pecahan         c. persen
b. desimal

Penyelesaian: