Nomor Dari Atom dan Nomor Dari Massa


1. Nomor atom
Nomor dari atom menunjukkan jumlah muatan positif dalam inti atom (jumlah proton). Menurut Henry Moseley (1887–1915) jumlah muatan positif setiap unsur bersifat karakteristik, jadi unsur yang berbeda akan mempunyai nomor pada atom yang berbeda. Untuk jumlah muatan positif (nomor pada atom) diberi lambang Z.

Jika atom bersifat netral, maka jumlah muatan positif (proton) dalam atom harus sama dengan jumlah muatan negatif (elektron). Jadi, nomor dari atom = jumlah proton = jumlah elektron.

Z = ne = np
n = jumlah

Gambar: contoh penggunaan nomor dari atom dan nomor massa
Gambar: contoh penggunaan nomor dari atom dan nomor dari massa
2. Nomor massa
Berdasarkan percobaan tetes minyak Millikan ditemukan bahwa massa elektron = 9,109 x 10–28 gram. Jika 1 satuan massa atom atau satu sma = massa 1 atom hidrogen = 1,6603 x 10–24 gram, maka:


Tabel: Massa dan muatan partikel proton, neutron, dan elektron.

Atom terdiri atas proton, neutron, dan elektron. Jadi, Massa atom = (massa p + massa n) + massa e Massa elektron jauh lebih kecil dari pada massa proton dan massa neutron, maka massa elektron dapat diabaikan. Dengan demikian:

Massa atom = massa p + massa n Massa atom dinyatakan sebagai nomor dari massa dan diberi lambang A. Jadi:
Nomor dari massa = jumlah proton + jumlah neutron

Untuk mendapatkan jumlah n dalam inti atom dengan cara:
n = A – Z

Jika X adalah lambang unsur, Z (nomor pada atom), dan A (nomor dari massa), maka unsur X dapat dinotasikan:  AZX

Contoh:

Tabel Jumlah Neutron dari H, Li, dan F
Tabel Jumlah Neutron dari H, Li, dan F