Menggunakan Carta dalam MSExcel

Carta atau bagan (chart) adalah bentuk representasi data secara visual menggunakan simbol-simbol grafik. Simbol-simbol grafik ini menunjukkan kuantitas, kualitas, besaran, bobot, atau skala dari data yang diwakilkannya.

Sebagai contoh, berikut ini adalah data nilai beberapa orang siswa dari 3 kali ujian.

Hasil penayangan ke-3 ujian dari 4 siswa di atas tidak bisa dengan cepat dan mudah. Untuk itu, akan lebih mudah jika data tersebut ditampilkan secara visual dengan menggunakan simbol-simbol grafik. Dengan penggunaan simbol grafik, akan terlihat kecenderungan nilai dari siswasiswa tersebut (turun, naik, tetap), siswa yang nilainya menonjol, dan sebagainya.

Bandingkan jika untuk data yang sama ditampilkan dalam bentuk carta (chart) berikut.

Carta dari data nilai siswa
Carta dari data nilai siswa

Dengan ditampilkan secara grafis maka dengan cepat akan terlihat siswa yang nilainya relatif tinggi atau mempunyai kecenderungan prestasi yang makin baik dan yang sebaliknya. Cara membuat carta dalam MSExcel adalah dengan menggunakan grup Charts dari tab Insert. Dalam grup ini ada beberapa jenis carta yang bisa digunakan. Contoh di atas adalah carta dengan jenis Line. Pada setiap jenis carta, masih ada banyak variasi. Variasi ini bisa dipilih saat mengklik salah satu ikon tersebut.

Grup Charta.
Grup Charta.
Kali ini akan coba membuat carta dari data berikut.

Data
Data
Sebelum memilih jenis carta, data yang akan dibuat cartanya harus diseleksi terlebih dahulu. Misalnya, seleksi sel A1:D3. Klik ikon Column, lalu 2D Columns, maka akan terbentuk carta seperti berikut;

Tampilan salah satu jenis carta
Tampilan salah satu jenis carta
Setiap komponen dari carta mempunyai properti. Dengan demikian, bisa dimodifikasi sesuai dengan  kebutuhan atau keinginanmu. Caranya adalah klik kanan komponen (objek) yang akan diatur ulang, dengan mengklik kanan akan langsung muncul pop-up menu yang terkait objek yang kita pilih (konstektual).

Pop up menu pada berbagai posisi
Pop up menu pada berbagai
posisi
Selain klik kanan, kamu juga bisa menggunakan menu kontekstual yang ada pada Ribbon. Kamu tentu masih ingat bagaimana menggunakan menu kontekstual saat memodifikasi atau mengatur properi gambar, drawing/Shapes, WordArt, dan Tabel.

Untuk menampilkan menu kontekstual Chart Tools, sorotlah chart/cartanya maka pada Ribbon akan muncul 3 tab dari Chart Tools, yaitu Design, Layout, dan Format. Dua di antaranya adalah sebagai berikut.

Menu kontekstual
Menu kontekstual
Pada tab Design, kamu dapat:
  1. mengganti jenis Chart;
  2. menukar baris-kolom (data pada koordinat X-Y menjadi Y-X pada carta);
  3. menentukan style dari carta;
  4. memilih template, dan sebagainya.

Adapun pada tab Layout, kamu dapat;
  1. menambah objek drawing (shapes)
  2. membuat/modifikasi Judul (title)
  3. caption (label/title) dari sumbu (axis)
  4. keterangan simbol (legend)
  5. memberi angka pada objek data grafisnya (data label)
  6. menampilkan tabel data di samping cartanya
  7. pengaturan item data pada axis
  8. pengaturan gridline
  9. pengaturan opsi 3D, dan sebagainya

Carta yang sudah dimodifikasi.
Carta yang sudah dimodifikasi.
Tab Format isinya sama dengan properti untuk mengatur format pada shapes. Ilustrasi berikut adalah carta dari data di atas yang sudah dimodifikasi. Modifikasi yang dilakukan adalah sebagai berikut.
  1. Tipe carta diubah menjadi 3D clustered column;
  2. Diputar terhadap sumbu X dan sumbu Y;
  3. Legend (dalam hal ini keterangan gender) dipindah ke bawah;
  4. Data label dihidupkan (tampak angka di atas batang);
  5. Grid vertikal diaktifkan.

Berikut adalah ilustrasi pengaksesan menu untuk pengaturan item data pada axis menggunakan ikon Axes pada grup Axes tab Layout cari Chart Tools.

Dialog box Format Axis
Dialog box Format Axis
Menu sebelah kiri di atas menunjukkan bahwa kamu bisa memiilih format Axis atau jika ingin mengatur dengan opsi yang lebih rinci, kamu bisa memilih More Primary Vertical Axis Options. Pada dialog box sebelah kanan, perhatikan pilihan untuk menentukan nilai maksimal (pada contoh di atas diberikan 45). Perhatikan juga opsi penentuan tick mark, yaitu garis kecil penanda posisi angka pada sumbu.

Berikut ini contoh dialog box untuk mengatur posisi carta secara 3D (kiri) dan mengatur label data.

Dialog box Format Chart Area dan Data Labels
Dialog box Format Chart Area dan
Data Labels
Latihan 1 :
Entri data berikut ini, lalu buat cartanya seperti yang ditunjukkan di bawahnya (perhatikan: (1) mana yang menjadi sumbu-X dan sumbu-Y, (2) juga perhatikan grid dan (3) nilai axis minimum dan maksimumnya).


 Latihan 2 :
Gunakanlah data di bawah ini untuk membuat grafik trend seperti yang ditunjukkan di bawahnya.


0 komentar:

Post a Comment

Dengan menggunakan kolom komentar atau kotak diskusi berikut maka Anda wajib mentaati semua Peraturan/Rules yang berlaku di situs plengdut.com ini. Berkomentarlah secara bijak.