Lidah dan Kulit Bunglon

Kelelawar mempunyai bentuk sayap dan kemampuan ekolokasi yang menakjubkan. Cecak mempunyai tapak kaki yang bisa membuatnya merayap di dinding dan langit-langit tanpa terjatuh. Lalu, kira-kira apa ciri khusus yang dimiliki oleh bunglon? Apa kira-kira tanda kebesaran Tuhan yang diberikan kepada bunglon? Cari tahu, yuk!

Tahukah kamu bagaimana cara bunglon menghindarkan diri dari bahaya musuh yang mengancam? Bagaimana juga akal bulus bunglon dalam menjebak dan mendapatkan makanannya? Sebentar lagi kita akan mengetahui kemampuan menakjubkan yang dimiliki oleh bunglon.

Bunglon tergolong hewan melata dengan gerakan yang lambat. Tahukah kamu apa makanan bunglon? Makanan bunglon adalah serangga-serangga kecil yang mempunyai gerakan sangat cepat. Jika begitu, lalu bagaimana cara bunglon mendapatkan mangsanya? Di sinilah sekali lagi kita ditunjukkan akan kebesaran Tuhan Yang Maha Kuasa. Meskipun bergerak lambat, akan tetapi bunglon dianugerahi sebuah ciri khusus yang membuatnya bisa menghindar dari bahaya dan mendapatkan makanan.

Bunglon dapat mengubah warna kulit tubuhnya sebagai tanggapan terhadap perubahan suhu dan cahaya yang ada di sekitarnya. Akibat dari kemampuan ini adalah kulit bunglon bisa berubah sesuai dengan warna yang ada di sekelilingnya. Dengan warna kulit yang sesuai dengan warna di sekitarnya, maka keberadaan bunglon akan sulit diketahui oleh makhluk lain. Kemampuan menyamar inilah yang membantu bunglon untuk menghindari bahaya dan mendapatkan makanan. Menakjubkan, bukan?


Bunglon menangkap mangsanya dengan lidah yang panjang dan lengket
Bunglon menangkap mangsanya dengan lidah yang panjang dan lengket

Keistimewaan bunglon ternyata tidak hanya pada kemampuan mengubah warna kulitnya saja. Karena makanannya adalah serangga yang bisa bergerak cepat, bunglon dianugerahi lidah yang panjang dan lengket. Dengan lidah yang panjang dan lengket tersebut maka bunglon cukup menunggu mangsanya untuk datang ke dalam jangkuan lidahnya dan kemudian, hup, lidah bunglon telah menangkap mangsa tersebut. Keberadaan yang tidak bisa diketahui karena warna kulit yang sama dengan keadaan sekitar dipadu dengan lidah yang panjang dan lengket membuat bunglon mampu bertahan hidup dan mendapatkan makanan dengan mudah. Benar-benar unik, ya?