Bau Busuk pada Bunga Raflesia

Tumbuhan Raflesia merupakan tumbuhan parasit yang hidup pada akar tumbuhan lain. Untuk memperoleh makanannya, Raflesia harus ‘merampok’ tanaman lain karena tumbuhan ini tidak berklorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis atau tidak dapat membuat makanan sendiri.

Batang tumbuhan Raflesia terdiri atas jaringan benang halus yang tumbuh di dalam jaringan tumbuhan inangnya. Raflesia baru terlihat ketika kuncup bunganya menembus tumbuhan inang. Setelah itu lama-kelamaan ukuran bunga Raflesia akan terus membesar.

Bunga bangkai (Rafflesia arnoldii)
Bunga bangkai
(Rafflesia arnoldii)

 Raflesia merupakan bunga terbesar di dunia. Garis tengah Raflesia berukuran sekitar 1 meter. Bunga Raflesia dapat mengeluarkan bau busuk seperti bangkai. Oleh sebab itulah, bunga Raflesia juga dikenal dengan sebutan bunga bangkai. Bau busuk yang dikeluarkan oleh Raflesia ini ternyata ada tujuannya. Raflesia sengaja mengeluarkan bau busuk seperti bangkai untuk menarik serangga (lalat) agar datang dan membantu penyerbukannya. Lalat memang sangat bermanfaat bagi Raflesia, karena Raflesia berkembang biak melalui penyerbukan yang dibantu oleh lalat.