Rotasi Bumi

Dalam peredarannya mengelilingi matahari, bumi pun berputar pada poros atau sumbunya. Perputaran bumi pada sumbunya disebut rotasi bumi. Periode rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit 4 detik yang dinamakan satu hari. Arah rotasi bumi dari barat ke timur. Akibatnya, matahari selalu terbit di sebelah timur dan terbenam di sebelah barat, sehingga orang di Indonesia bagian timur lebih dahulu melihat matahari terbit daripada orang di daerah bagian tengah atau bagian barat. Sekali berotasi, bumi menempuh 360º bujur selama 24 jam. Artinya, 1º bujur ditempuh selama 4 menit. Dengan demikian, tempat-tempat yang berbeda 1º bujur akan berbeda waktu 4 menit.

Akibatnya rotasi bumi, menyebabkan hal-hal berikut ini.
  • Adanya gerak semu harian dari matahari dan benda-benda langit yang seakan-akan bergerak dari timur ke barat. Setiap hari seolah-olah kita melihat matahari bergerak dari timur ke arah barat. Namun, sebenarnya yang bergerak adalah bumi tempat kita berpijak sedangkan matahari diam. Gerakan matahari tersebut dinamakan gerak semu harian.
  • Adanya perbedaan waktu dari tempat-tempat yang berbeda derajat bujurnya. Seluruh permukaan bumi dibagi atas garis lintang, yaitu garis yang sejajar dengan khatulistiwa dan garis bujur, yaitu garis yang sejajar dengan garis tengah kutub. Suatu tempat mempunyai waktu yang sama jika terletak pada garis bujur yang sama. Maka tempat yang berbeda garis bujurnya berbeda pula waktunya. Setiap perbedaan garis bujur 1º, waktunya berbeda 4 menit atau perbedaan garis bujur 15º, waktunya berbeda 1 jam.
  • Pergantian siang dan malam hari
  • Penggembungan di khatulistiwa dan pemepatan di kedua kutub bumi