Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin

Ada beberapa hal yang mempengaruhi produksi urin diantaranya:

1) Zat-zat diuretik

Zat-zat diuretik, misalnya kopi, teh dan alkohol akan menghambat reabsorpsi ion Na+. Sebagai akibatnya, konsentrasi ADH berkurang sehingga rebasorpsi air terhambat dan volume urin meningkat. Itulah sebabnya jika mengkonsumsi teh atau kopi, maka kita akan sering buang air kecil. Pengeluaran urin secara berlebihan disebut diuresis.

Baca juga: Norma hukum adalah peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat dan dibuat oleh badan-badan resmi negara serta bersifat memaksa sehingga perintah dan larangan dalam norma hukum harus ditaati oleh masyarakat

2) Suhu

Jika suhu internal dan eksternal naik diatas normal, maka kecepatan respirasi meningkat. Ini menyebabkan pembuluh kutaneus melebar sehingga cairan tubuh berdifusi dari kapiler ke permukaan kulit. Saat volume air menurun, ADH dieksreksikan sehingga reabsorpsi air meningkat. Disamping itu, peningkatan suhu merangsang pembuluh abdominal mengerut sehingga aliran darah di glomerulus dan filtrasi menurun. Meningkatnya reabsorpsi dan berkurangnya aliran darah di glomerulus mengurangi volume urin. Itulah sebabnya jika cuaca panas, kita jarang buang air kecil.

3) Volume larutan

Volume larutan dalam darah berpengaruh terhadap produksi urin. Jika kurang minum air, maka konsentrasi air di darah menjadi rendah. Hal ini merangsang hipofisis mengeluarkan ADH. Hormon ini meningkatkan reabsorpsi air di ginjal sehingga volume urin turun.

Artikel belajar online lainnya: Pelaksanaan norma agama dalam masyarakat Indonesia bergantung pada agama yang dianutnya

4) Emosi

Emosi tertentu dapat merangsang peningkatan atau penurunan volume urin. Kondisi stress sebagai akibat emosi yang berlebihan akan mengakibatkan volume urin meningkat, sehingga akan sering kencing.

0 komentar:

Post a Comment

Dengan menggunakan kolom komentar atau kotak diskusi berikut maka Anda wajib mentaati semua Peraturan/Rules yang berlaku di situs plengdut.com ini. Berkomentarlah secara bijak.