Urbanisasi atau Migrasi penduduk desa-kota

Migrasi penduduk dapat terjadi dari desa menuju kota. Jenis migrasi seperti ini disebut urbanisasi yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi terjadi ketika ada ketimpangan pembangunan antara desa dengan kota. Aktivitas di desa jauh lebih lambat dibandingkan dengan kota, sehingga terjadi ketimpangan ekonomi, sosial, dan budaya antara desa dengan kota. Akibatnya penduduk desa banyak yang tertarik untuk pindah ke kota dengan sejumlah fasilitas yang ditawarkannya.

Baca juga: Mengingat arti penting hewan dan tumbuhan, manusia perlu memikirkan cara melindungi hewan dan tumbuhan agar tidak punah

Aktivitas Perekonomian di Kota yang berkembang karena urbanisasi
Aktivitas Perekonomian di Kota yang berkembang
karena urbanisasi
Urbanisasi dapat terjadi karena adanya dua faktor utama yaitu faktor pendorong dan faktor penarik. Adapun penjelasan dari kedua faktor tersebut adalah sebagai berikut.

Faktor pendorong Urbanisasi

  1. Makin sempitnya lahan pertanian di pedesaan karena semakin banyaknya penduduk dan permukimannya.
  2. Makin kecilnya luas pemilikan lahan pertanian, sehingga hasil pertaniannya tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup penduduk.
  3. Upah kerja di desa yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan di kota.
  4. Meningkatnya jumlah tenaga kerja di pedesaan sementara lapangan kerja hanya terbatas pada bidang pertanian yang semakin sempit luasnya.
  5. Adanya harapan penduduk desa untuk meningkatkan taraf hidupnya.
  6. Fasilitas sosial seperti lembaga pendidikan, tempat hiburan, rumah sakit, dan fasilitas lainnya jarang atau tidak ditemukan di desa.

Faktor Penarik Urbanisasi

  1. Lapangan kerja di kota jauh lebih beragam dibandingkan dengan di desa yang umumnya hanya pertanian.
  2. Tersedianya fasilitas pendidikan yang memadai.
  3. Tersedianya fasilitas hiburan, olah raga, kesehatan dan rekreasi yang beragam.
  4. Tersedianya fasilitas transportasi dan komunikasi yang memadai di perkotaan.
Urbanisasi membawa dampak positif dan dampak negatif, baik bagi desa yang ditinggalkan maupun bagi kota yang menjadi tujuannya. Dampak positif urbanisasi adalah:
  1. Terpenuhinya kebutuhan akan tenaga kerja di kota.
  2. Meningkatkan taraf kehidupan penduduk desa karena sebagian pendapatannya kembali ke desa.
  3. Mengurangi pengangguran di desa karena sebagian penduduknya bekerja di kota.
  4. Semakin berkembangnya aktivitas perekonomian di kota karena banyak penduduk desa yang membuka usaha di kota.

Selain dampak positif, urbanisasi juga dapat menimbulkan dampak negatif. Adapun dampak negatif urbanisasi adalah:

Artikel belajar online lainnya: Hormon auksin pertama kali ditemukan oleh Went yang terdapat pada ujung koleoptil kecambah gandum (Avena sativa)

  1. Berkurangnya tenaga kerja di desa yang masih produktif dan mau bekerja dalam bidang pertanian
  2. Berkurangnya tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan pendidikan yang tinggi di desa
  3. Aktivitas pertanian cenderung kurang berkembang karena kurangnya tenaga kerja muda yang masih produktif dan berpendidikan.
  4. Banyaknya tindak kejahatan di perkotaan
  5. Meningkatnya pengangguran di kota karena sebagian urbanisan kesulitan memperoleh pekerjaan di kota 
  6. Berkembangnya permukiman kumuh di kota
  7. Munculnya masalah kemacetan karena makin banyaknya orang yang malakukan mobilitas
  8. Munculnya masalah lingkungan seperti masalah sampah karena sebagian penduduk yang pindah ke kota belum bisa menyesuaikan diri dengan cara hidup di kota.

0 komentar:

Post a Comment

Dengan menggunakan kolom komentar atau kotak diskusi berikut maka Anda wajib mentaati semua Peraturan/Rules yang berlaku di situs plengdut.com ini. Berkomentarlah secara bijak.