9 Tahap Cara Mudah Menulis Sebuah Cerpen

Pada postingan kali ini, kita akan belajar bahasa Indonesia mengenai cara untuk menulis sebuah cerpen dan membuat cerpen. Cerpen sendiri merupakan singkatan kata dari cerita pendek yang bisa kita buat berdasarkan kehidupan orang lain atau ide cerita kita sendiri.

Selain berdasarkan pengalaman orang lain, dan ide karangan cerita kita sendiri, kita juga bisa menulis cerpen atau membuat cerpen berdasarkan pengalaman kita sendiri.

Bagaimanakah cara menulis sebuah cerpen?
Cara Menulis Cerpen
Cara untuk menulis cerpen atau cara membuat cerpen sama halnya dengan kita membuat sebuah karangan. Untuk membuat sebuah karangan dibutuhkan kerangka karangan sehingga unsur cerpen kita akan lebih jelas dimata pembaca.

Karangan yang dibuat dapat berupa cerita pendek dimana cerpen tersebut dapat menceritakan kehidupan orang-orang yang ada di sekeliling. 

Jika yang akan kita tulis adalah cerpen mengenai kehidupan orang lain, ada baiknya sebelum menulis cerpen atau membuat cerpen tentang kehidupan orang lain, Anda harus meminta izin kepada orang yang bersangkutan.

Langkah langkah menulis cerpen
Sebuah cerpen dapat disusun dengan mengikuti langkah langkah menulis cerpen berikut.

1. Mengadakan observasi atau pengamatan
Mengadakan observasi atau pengamatan merupakan tahap pertama dalam cara praktis menulis cerita cerpen atau cara membuat cerpen. Cara Observasi dapat dilakukan dengan mengadakan pengamatan secara langsung. Selain itu, observasi dapat dilakukan dengan mengingat atau mendengarkan kejadian yang dilakukan oleh orang lain.

Contoh observasi atau pengamatan dalam menulis cerpen:
Teman Anda menceritakan peristiwa yang terjadi di pegunungan saat ia berlibur. Pegunungan itu dapat dijadikan latar tempat dalam cerpen Anda.

2. Menentukan tema
Tahap kedua dalam cara menulis atau cara membuat cerpen yaitu menentukan tema. Tema cerpen sering disebut ide cerpen. Tema dapat Anda tentukan dari hasil observasi yang telah dilakukan, misalnya kehidupan di pegunungan.

3. Menentukan latar
Cara berikutnya dalam membuat atau menulis cerpen yaitu menentukan latar. Seluruh hasil observasi yang telah dilakukan dapat Anda gunakan untuk menciptakan latar. Latar yang Anda buat harus sesuai dengan tema yang Anda tentukan. Anda juga harus ingat bahwa latar terdiri atas latar tempat, latar waktu, dan latar suasana.

Contoh menentukan latar cerpen:
latar tempat : di pegunungan
latar waktu : senja hari
latar suasana : menyenangkan

4. Menciptakan tokoh
Cara untuk menulis sebuah cerpen atau cara membuat cerpen pada tahap ke-4 yaitu menciptakan tokoh. Anda dapat menciptakan tokoh dari orang-orang yang diceritakan oleh teman Anda atau orang-orang yang mengalami peristiwa yang Anda lihat. Anda dapat mengganti nama tokohnya. Anda harus menentukan tokoh utama dalam cerpen yang akan Anda buat. Jangan lupa, Anda juga harus menentukan watak dan bentuk fisik tokoh-tokoh yang Anda ciptakan.

Contoh menciptakan tokoh dalam cerpen:
Tokoh utama: Ida
Ida seorang siswa SMA yang peduli dengan lingkungan. Ia seorang wanita yang berumur tujuh belas tahun yang berambut panjang dan lurus. Kulitnya yang putih dan halus menambah kecantikannya.

5. Menciptakan konflik
Tahap ke-5 dalam cara membuat cerpen atau menulis cerpen yaitu menciptakan konflik. Konflik adalah pertentangan atau ketegangan dalam sebuah cerpen. Konflik dapat mengangkat masalah yang terjadi dalam peristiwa yang diceritakan teman Anda atau masalah yang terjadi dalam peristiwa yang Anda lihat.

Contoh menciptakan konflik dalam menulis cerpen:
Misalnya, Anda melihat pertengkaran antar anak. Anda dapat mengangkat penyebab pertengkaran itu menjadi sebuah konflik dalam cerpen.

6. Menentukan sudut pandang
Tahap ke-6 dalam cara menulis atau membuat cerpen yaitu menentukan sudut pandang. Sudut pandang yang akan Anda gunakan harus sesuai dengan cara Anda menceritakan tokoh utama. Contoh: Sudut pandang persona ketiga ”ia”.

7. Menentukan alur
Pada tahap ke-7 dalam menulis atau cara membuat cerpen yaitu menentukan alur. Untuk mempermudah menuliskan cerita ke dalam cerpen, Anda harus menentukan alur. Anda akan menggunakan alur maju, alur mundur, ataukah alur campuran.

8. Menulis cerpen
Pada tahap ke-8 cara mudah menulis cerita cerpen atau cara membuat cerpen yaitu mengembangkan tema yang ada atau bisa dikatakan kita mulai menulis cerpen tersebut. Kembangkanlah tema yang telah Anda tentukan menjadi sebuah cerpen. Cerpen yang Anda tulis harus memuat latar, tokoh, konflik, sudut pandang, dan alur yang telah Anda tentukan. Gunakanlah katakata sederhana dan komunikatif. Perhatikan pula ejaan dan pilihan kata yang Anda gunakan.

9. Menentukan judul
Sedangkan tahap terakhir cara membuat cerpen atau menulis cerpen yaitu menentukan judul. Judul dapat Anda tentukan saat akan menulis atau sesudah menulis. Judul cerpen harus sesuai dengan tema dan peristiwa-peristiwa cerpen.

Contoh menentukan judul dalam menulis cerpen:
Tema cerpen : kehidupan di pegunungan
Judul cerpen : Senja di Pegunungan

Dengan mengikuti 9 tahapan atau langkah cara untuk menulis cerita cerpen diatas, kalian tentunya sudah bisa membuat cerpen yang menarik. Alur cerita dengan konflik-konflik yang kita ciptakan serta karakter dari tokoh yang kuat akan menjadikan nilai cerpen kita lebih menarik.

Akan tetapi perlu diingat, konflik yang kita ciptakan jangan terlalu berbelit belit atau kompleks, dikarenakan kita disini membuat sebuah cerita pendek atau cerpen dan bukanlah sinetron. Selamat mencoba.