Alat Bantu Lensa Optik

Alat bantu optik beserta contoh macam alat akan menjadi ulasan pembahasan artikel pada postingan belajar plengdut kali ini. Sebelum kita mengetahui apa saja macam alat bantu optik ini, ada baiknya kita simak dulu pengertiannya.

Pengertian Optik
Pernahkah kalian berjalan-jalan di area pertokoan kemudian menemukan salah satu toko yang bertuliskan toko optik? Jika pernah, coba kalian amati apa saja yang di jual pada toko optik tersebut?

Kata optik sendiri merupakan kata dasar yang berasal dari bahasa latin ὀπτική. Dari bahasa latin tersebut, maka bisa diartikan kata optik berarti tampilan. Jika lebih detail lagi maka kata optik bisa berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan tampilan penglihatan mata kita.

Jika kata optik ini dikaitkan dengan kata alat sehingga menjadi suku kata "alat bantu optik", maka optik disini diartikan sebagai segala macam atau bentuk benda yang bisa membantu tampilan penglihatan kita dan akan mempermudah pekerjaan kita.

Optik secara umum dapat dianggap sebagai bagian dari keelektromagnetan. Beberapa gejala optis bergantung pada sifat kuantum cahaya yang terkait dengan beberapa bidang optika hingga mekanika kuantum. Dalam prakteknya, kebanyakan dari gejala optik dapat dihitung dengan menggunakan sifat elektromagnetik dari cahaya, seperti yang dijelaskan oleh persamaan Maxwell.

Bidang optika memiliki identitas, masyarakat, & konferensinya sendiri. Aspek keilmuannya sering disebut ilmu optik atau fisika optik. Ilmu optik terapan sering disebut rekayasa optik. Aplikasi dari rekayasa optik yang terkait khusus dengan sistem iluminasi (iluminasi) disebut rekayasa pencahayaan. Setiap disiplin cenderung sedikit berbeda dalam aplikasi, keterampilan teknis, fokus, & afiliasi profesionalnya. Inovasi lebih baru dalam rekayasa optik sering dikategorikan sebagai fotonika atau optoelektronika. Batas-batas antara bidang ini & optik sering tidak jelas, & istilah yang digunakan berbeda di berbagai belahan dunia & dalam berbagai bidang industri.

Karena aplikasi yg luas dari ilmu "cahaya" untuk aplikasi dunia nyata, bidang ilmu optika & rekayasa optik cenderung sangat lintas disiplin. Ilmu optika merupakan bagian dari berbagai disiplin terkait termasuk elektro, fisika, psikologi, kedokteran (khususnya optalmologi & optometri), & lain-lain. Selain itu, penjelasan yang paling lengkap tentang perilaku optis, seperti dijelaskan dalam fisika, tidak selalu rumit untuk kebanyakan masalah, jadi model sederhana dapat digunakan. Model sederhana ini cukup untuk menjelaskan sebagian gejala optis serta mengabaikan perilaku yang tidak relevan dan / atau tidak terdeteksi pada suatu sistem.

Macam-macam alat bantu optik
Pada penjelasan di atas telah kita ketahui bahwa alat bantu optik merupakan segala benda yang bisa membantu tampilan optik atau penglihatan kita. Jika ditinjau dari cara kerja alat bantu optik ini, maka pengertian Alat bantu Optik adalah suatu alat dimana kerjanya dengan cara memanfaatkan sifat dari cahaya, hukum pemantulan, dan hukum pembiasan cahaya untuk membentuk bayangan suatu benda.

Lalu apa sajakah alat bantu optik tersebut? Berikut ini akan plengdut uraikan beberapa alat bantu optik yang biasa kalian gunakan sehari-hari atau yang berada di sekitar lingkungan kalian.

A. Mata sebagai Optik
Mata merupakan alat optik manusia yang sangat canggih. Mata berfungsi untuk melihat apapun. Mata membuat kita dapat menikmati keindahan dunia ini, termasuk segala isinya. Perhatikan jika kita tidak mempunyai mata atau buta, tentu kita tak dapat melihat keindahan dunia ini dan yg kita lihat hanyalah gelap gulita. Jika kita mengkaji lebih dalam, mata terdiri atas beberapa bagian yg memiliki fungsi-fungsi tertentu dalam menunjang fungsi mata yaitu melihat. Macam-macam bagian tersebut antara lain sebagai berikut:
Gambar bagian-bagian Mata (merupakan optik penglihatan kita)
Gambar bagian-bagian Mata (merupakan optik penglihatan kita)

  1. Pupil, adalah celah sempit yg berbentuk lingkaran dan berfungsi agar cahaya dapat masuk mata, ke dalam mata
  2. Kornea, adalah bagian luar mata yg tipis, lunak dan transparan serta berfungsi dalam menerima dan meneruskan cahaya yg masuk pada mata serta melindungi bagian mata yg sensitif yg berada dibawahnya. 
  3. Lensa Mata, adalah berbentuk cembung, berserat, elastis, dan bening. Fungsinya adalah untuk membiaskan cahaya dari suatu benda agar dapat terbentuk bayangan benda itu di retina. 
  4. Retina, adalah bagian yg berada di belakang mata yg berfungsi sebagai tempat dalam terbentuknya bayangan. 
  5. Otot Akomodasi, adalah otot yg menempel pada lensa mata yg berfungsi untuk mengatur tebal dan tipisnya lensa mata. 
  6. Iris, adalah selaput yg berwarna hitam, biru atau coklat dan berfungsi untuk mengatur dalam besarnya kecilnya pupil. Bagian inilah yg anda lihat warna pada mata seseorang. 
  7. Aquaeus Humour, adalah adalah cairan yg terdapat didepan lensa mata yg digunakan untuk membiaskan cahaya ke dalam mata. 
  8. Vitreous Humour, adalah cairan yg berada di dalam bola mata yg berfungsi untuk meneruskan cahaya dari lensa mata ke retina. 
  9. Bintik Kuning, adalah bagian dari retina yg gunanya berfungsi sebagai tempat dalam terbentuknya bayangan yg jelas. 
  10. Bintik Buta, adalah bagian dari retina yg jika bayangan jatuh pada bagian ini, maka bayangan akan tampak tidak jelas atau kabur. 
  11. Saraf Mata, adalah saraf yg berfungsi untuk meneruskan rangsangan bayangan dari retina menuju ke otak. 

B. Lup
Lup atau kaca pembesar adalah alat bantu optik yg terdiri dari sebuah lensa cembung. Lub difungsikan untuk melihat benda-benda kecil yg nampak menjadi lebih besar dan jelas. Dalam menggunakan Lup dapat dilakukan dengan dua cara yaitu, dengan mata berakomodasi dan mata tak berakomodasi.

C. Kamera 
Kamera adalah alat yg digunakan untuk menghasilkan bayangan fotografi pada film negatif. Pasti semua orang pernah menggunakan kamera yg biasanya digunakan untuk mengabadikan kejadian-kejadian yg kita anggap penting dan menarik. Kamera memiliki beberapa bagian antara lain sebagai berikut:
  1. Diafragma, adalah lubang kecil yg dapat diatur lebarnya dan fungsinya untuk mengatur dalam banyaknya cahaya masuk melalui lensa. 
  2. Pelat film, adalah sebagai tempat bayangan dan menghasilkan bayangan negatif, yaitu gambar berwarna tidak sama dengan aslinya, tembus cahaya. 
  3. Lensa cambung, memiliki fungsi dalam membiaskan cahaya masuk sehingga dapat terbentuk bayangan nyata, terbalik dan diperkecil. 
  4. Apertur, adalah untuk mengatur besar kecilnya diafragma 

D. Mikroskop 
Mikroskop adalah alat bantu optik yang digunakan untuk melihat benda-benda kecil agar tampak menjadi lebih besar dan jelas. Mikroskop terdiri dari dua buah lensa cembung. Lensa cembung pertama adalah lensa dekat dengan benda yang diamati (objek), yang disebut dengan lensa objektif. Sedangkan lensa kedua yg disebut dengan okuler adalah lensa dekat dengan pengamat atau mata anda. Mikroskop yang menggunakan 2 lensa adalah mikroskop cahaya lensa ganda. 

E. Teropong
Teropong atau teleskop adalah alat dimana digunakan untuk melihat benda-benda yang jauh agar tampak lebih jelas dan dekat. Teropong terdiri atas dua jenis jika ditinjauh dari objeknya antara lain sebagai berikut:

a. Teropong Bintang
Teropong bintang adalah teropong yg digunakan untuk melihat atau mengatai benda-benda yang ada di langit. misalnya, bintang, satelit, dan planet-planet. Teropong bintang disebut juga dengan teropong astronomi. Teropong bintang terdiri dari dua jenis yg ditinjau dari jalannya sinar antara lain sebagai berikut:
  1. Teropong Bias adalah teropong yg terdiri dari dua lensa cembung, yaitu sebagai lensa okuler dan lensa objektif. Cara kerja teropong bias adalah sinar masuk ke dalam teropong lalu dibiaskan oleh lensa
  2. Teropong Pantul adalah teropong yang karena jalannya sinar memantul didalam teropong. Cahaya akan datang lalu dikumpulkan dalam sebuah cermin melengkung yg besar, kemudian di pantulkan ke mata pengamat oleh satu atau lebih cermin yang lebih kecil. 

b. Teropong Medan/Teropong Bumi
Teropong difungsikan untuk mengamati benda-benda jauh di permukaan bumi. Teropong ini terdiri dari 3 lensa cembung yang masing-masing terdiri dari lensa objektif, lensa pembalik, dan lensa okuler. Lensa pembalik adalah lensa yang hanya membalikkan bayangan yang terbentuk dari lensa objektif, tidak untuk membesarkan bayangan. Disini lens okuler berfungsi sebagai lub. Kita ketahui bahwa lensa pembalik hanya untuk membalik bayangan berarti bahwa bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif terletak di titik pusat kelengkungan lensa pembalik. 

F. Periskop 
Periskop adalah teropong pada kapal selam yang digunakan untuk mengamati benda-benda di permukaan laut. Periskop terdiri dari dua lens cembung dan dua prisma siku-siku sama kaki. Mekanisme jalannya sinar pada perisko antara lain sebagai berikut:
  1. Sinar sejajar dari benda yang jauh menuju ke lensa objektif
  2. Prisma P1 memantulkan sinar dari lensa objektif menuju ke prisma P2
  3. Sehingga prisma P2 sinar tersebut dipantulkan lagi dan bersilangan di depan lensa okuler tepat di titik fokus lensa okuler. 

G. Proyektor Slide
Proyektor slide adalah alat dimana digunakan untuk memproyeksikan gambar diapositif sehingga dapat diperoleh bayangan nyata dan diperbesar di layar. Dalam proyektor slide memiliki bagian-bagian penting yaitu lampu kecil yg memancarkan sinar kuat melalui pusat kaca, slide atau gambar diapositif, cermin cekung yg berfungsi sebagai refletor cahaya, lensa cembung untuk membentuk bayangan pada layar.

Itulah tadi pengertian optik dan beberapa contoh alat bantu optik yg bisa kalian gunakan dalam belajar nantinya.