Sejarah Pada Penemuan Dari Virus

Pada artikel postingan belajar plengdut.com sebelumnya, kita telah belajar mengenai virus pada hewan dan tumbuhan. Pada postingan kali ini masih mengulas mengenai virus. Akan tetapi yang akan kita bahas yaitu mengenai sejarah virus ini ditemukan.

Sebelum kita melanjutkan ulasan megenai sejarah virus ini, kita wajib tahu apa sih sebenarnya arti dari virus itu sendiri? Kata virus merupakan kata dimana berasal dari bahasa latin. Dalam bahasa latin ini, kata virus diartikan sebagai racun, sedangkan secara biologis kata virus bisa diartikan sebagai parasit yang berukuran mikroskopis dan mampu menginfeksi sel pada organisme makhluk hidup.

Virus sendiri memiliki karakteristik yang unik, dimana pada suatu kondisi tertentu, virus akan mengkristalkan diri dan bertindak sebagai benda mati. Akan tetapi jika virus telah menginfeksi sel maka akan berubah menjadi bentuk makhluk hidup yang bersifat parasit.

Sejarah dari penemuan pada virus 

Penemuan pada Sejarah dari Virus Oleh Adolf Mayer
Penemuan sejarah tentang virus ini dimulai saat seorang ilmuwan asal jerman melakukan pengamatan dan penelitian pada penyakit mozaik. Ilmuwan ini adalah Adolf Mayer dimana pada tahun 1882 ketika dirinya sedang meniliti dan mengamati penyebab dari penyakit mosaik yang menyerang daun daun dari tanaman tembakau.

Penyakit ini dinamakan penyakit mosaik dikarenakan efek yang ditimbulkan penyakit ini membentuk bercak bercak pada tanaman tembakau yang diserangnya. Akibat penyakit mosaik yang menyerang daun tembakau ini maka akan menghambat pertumbuhan tanaman tembakau tersebut.

Virus mosaik pada daun tembakau
Virus mosaik pada daun tembakau
Daun-daun tembakau yang terserang penyakit inipun akhirnya diambil dan kemudian di ekstrakt oleh A. Mayer. Hasil ekstrak dari daun-daun tembakau yang terserang penyakit ini kemudian di coba untuk di semprotkan pada tanaman tembakau yang masih sehat, dan hasilnya tanaman yang disemprotpun akhirnya tertular penyakit.

Penemuan pada Sejarah dari Virus Oleh Dimitri Ivanowsky
Begitu juga dengan pengamatan penemuan virus yang dilakukan oleh D. Ivanowsky dimana Ivan melakukan penyarimgan dari getah tembakau yang terserang penyakit dengan menggunakan filter yang bisa menyaring bakteri, akan tetapi saat getah hasil saringan tersebut dioleskan pada daun tembakau yang masih sehat hasilnya tanaman tembakau yang masih sehat tersebut ikut terjangkit penyakit juga. Pada tahun 1892, Dimitri Ivanowsky (seorang ilmuwan Rusia) melakukan percobaan menyaring getah tanaman tembakau berpenyakit dengan saringan yang dideasin khusus untuk menyaring bakteri. Kemudian hasil saringan itu ditularkan pada tanaman sehat. Ternyata, filtrat masih menimbulkan penyakit mosaik pada tembakau sehat.

Sepert halnya Mayer, Ivanowsky mengambil kesimpulan dalam penemuan penelitiannya bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri patogenik yang sangat kecil atau bakteri penghasil toksin yang dapat melewati saringan. Dari penemuan inilah Ivan menyimpulkan bahwa tanaman tembakau tersebut diserang oleh mikroorganisme yang sangat kecil atau patogen yang sangat kecil dan bisa lolos dari filter bakteri.

Penemuan pada Sejarah dari Virus Oleh Martinus Beijerinck
Sejarah penemuan ini juga mencatat pada tahun 1897, seorang ahli botani Belanda bernama Martinus Beijerinck melakukan eksperimen yg akhirnya membuktikan bahwa agen penginfeksi yg terdapat di dalam getah tembakau dapat berkembang biak. Beijerinck kemudian menyemprotkan getah yg telah disaring ke tanaman lainnya. Setelah tanaman tersebut sakit, maka getahnya digunakan untuk menginfeksi tanaman berikutnya, dan seterusnya hingga beberapa kali pemindahan. Ternyata, kemampuan patogen tersebut sama sekali tidak berkurang setelah beberapa kali pemindahan. Beberapa kali pemindahan. Berbeda dengan bakteri, agen penginfeksi tersebut tidak dikembangbiakkan dalam medium nutrisi di dalam cawan petri dan tidak dapat dinonaktifkan dengan alkohol. Beijerinck memperkirakan agen penginfeksi tersebut adalah partikel yg jauh lebih kecil dan lebih sederhana dibandingkan dengan bakteri. Ia menyebutnya sebagai virus lolos saringan (filterable virus).

Penemuan Sejarah dari Virus Oleh Wendell Stanley
Berikutnya peristiwa sejarah dari penemuan ini mencatat pada tahun 1935, Wendell Stanley (ilmuwan Amerika), berhasil mengkristalkan partikel penginfeksi tanaman tembakau tersebut, yg kemudian dikenal dengan nama tobacco mosaic virus (TMV). Penemuan Wendell Stanley yg dapat dikristalkan virus menjadi berita yg sangat menarik, tetapi sekaligus membingungkan. Sel makhluk hidup yg paling sederhana pun tidak dapat dikristalkan lantas apakah virus termasuk benda mati? Seandainya virus termasuk benda mati, mengapa dia dapat bereproduksi?.