Ruang Dan Lingkup Studi Paleontologi

Seperti yang sudah plengdut jelaskan pada uraian mengenai artikel pengertian paleontologi pada postingan sebelumnya, bahwa ilmu paleontologi memiliki batasan studi pada masa waktu lampau. Sehingga batasan paleontologi ini bisa kita katakan sebagai batasan ruang dan lingkup dari studi paleontologi ini.

Untuk mempelajari organisme baik itu tumbuhan, hewan, jamur, protista & juga bakteri yang hidup di masa lampau ini, ilmu paeontologi membutuhkan bahan dalam bentuk fosil sebagai objek penelitiannya. Bisa dikatakan juga bahwa pengamatan paleontologi ini hanya berdasarkan jejak sejarah yang tertinggal dalam bentuk fosil. 

Bidang paleontologi sendiri secara umum dibagi lagi menjadi dua golongan yaitu studi paleobotani atau cabang paleontologi yang mempelajari tentang tumbuh-tumbuhan pada jaman purba & studi paleozologi yang juga merupakan cabang dari paleontologi  dengan penelitian difokuskan pada hewan-hewan zaman purba.
Ruang Lingkup Paleontologi
Macam ilmu dari Ruang Lingkup pada Paleontologi
Untuk lebih memahami lagi ruang lingkup dari kedua kelompok ilmu pada paeontologi ini, mari kita simak urain artikel kelompok cabang dari paleontologi berikut ini:

1. Cabang Paleobotani Paleontologi
Kata paleobotani berasal dari bahasa istilah yunani yaitu paleon yang memiliki pengertian tua serta kata botany dimana memiliki arti ilmu mengenai tumbuhan. Jika kedua istilah kata ini digabungkan maka pengertian paleobotani adalah ilmu atau lingkup studi pada paleontologi yang mempelajari mengenai fosil dari tumbuh-tumbuhan yang hidup atau tumbuh di masa lampau.

Studi paleobotani dimana merupakan cabang ilmu paleontologi ini kajiannya meliputi aspek rekonstruksi taksa, fosil tumbuhan serta sejarah dari evolusi pada tumbuhan yang diamati. Ada beberapa tujuan yang dipelajari paleobotani ini, yaitu:

  • Tujuan dalam mempelajari paleobotani yang pertama yaitu sebagai rekontruksi dari sejarah pada dunia tumbuhan seperti yang telah diulas plengdut dalam artikel sejarah paleontologi bahwa organisme baik itu hewan maupun tumbuhan dalam suatu kolom masa geologis tertentu akan berbeda dengan organisme yang ada pada masa waktu kolom geologis yang lainnya. Dengan demikian dapat diketahui bahwa jenis tumbuhan yang hidup dari waktu ke waktu  serta sejarah dari tumbuhan tersebut. Contoh pada rekontruksi mengenai kapan sebuah tumbuhan masa lampau mulai tumbuh di bumi, & kapan terjadi perkembangan secara maksimal pada tumbuhan tersebut serta kapan waktu dari spesies tumbuhan tersebut mulai punah.
  • Paleobotani juga memiliki tujuan sebagai ilmu yang menganalisa pola & suksesi dari vegetasi dari waktu ke waktu.
  • Tujuan lainnya dalam mempelajari bidang ilmu ini yaitu sebagai kegiatan untuk melakukan analisa endapan dari masa karbon, khususnya pada endapan yang mengandng sisa-sisa tumbuhan dimana dapat digunakan untuk mengetahui potensi dalam prediksi sifat-sifat batubara. Dari kegiatan tersebut maka bisa diketahui macam jenis batubara & terbuat dari tumbuhan apa saja batubara tersebut berasal. 
  • Paleobotani juga digunakan untuk melakukan dedukasi mengenai aspek-aspek pada perubahan iklim. Dengan cara ini, maka dimungkinkan untuk merekonstruksi lingkungan pada masa lampau beserta perubahan-perubahan yang terjadi & juga untuk mempelajari hubungan antara tumbuhan dengan hewan yang menghuni lingkungan tersebut. Sebagai contoh salah satu perubahan iklim yang dapat diungkap dengan pendekatan ini adalah perubahan temperatur rata-rata yang terjadi di masa lampau.
2. Paleontologi Cabang Paleozologi
Kata paleozologi sama hanya dengan kata paleobotani yang berasal dari istilah bahasa yunani. Dimana kata paleozoogi berasal dari dua suku kata yairu paleon dengan pengertian arti tua & kata zoon yang mempunyai pengertian hewan. Jika kedua suku kata ini digabungkan menjadi satu, maka pengertian paleozologi yaitu cabang ilmu dari lingkup paleontologi yang dalam penerapannya lebih terfokus pada penelitian mengenai hewan yang hidup pada masa lampau.

Ilmu paleozologi bertujuan untuk menemukan & mengidentifikasi fosil hewan bersel banyak dari sistem geologi & menggunakan fosil tersebut dalam rekonstruksi lingkungan & ekologi masa pra sejarah. Sehingga dapat di katakan tujuan dari studi paleozologi yaitu:
  • Rekonstruksi sejarah pada masa lampau baik pada organisme ata hewan maupun pada kehidupan & perkembangan manusia. Proses paleontologi rekonstruksi kehidupan ini dilakukan melalui rekonstruksi pada fosil yang ditemukan pada lapisan atau strata batuan yang berbeda sehingga dapat diketahui perkiraan waktu munculnya & kehidupan makhluk yang telah menjadi fosil tersebut.
  • Paleozologi juga bertujuan untuk analisa pola paleontologi & suksesi suatu vegetasi dari waktu ke waktu. Kehidupan pada masa purba dimana kondisi bumi yang dinamis sangat memungkinkan terjadinya perubahan kondisi lingkungan yang ekstrim sehingga mempengaruhi kehidupan spesies dan vegetasi tanaman.
  • Tujuan lainnya yaitu untuk melakukan analisa tentang aspek-aspek perubahan pada iklim yang terjadi. Cara ini bermanfaat untuk merekonstruksi dampak perubahan iklim pada lingkungan, mempelajari bagaimana hubungan antara hewan & tumbuhan yang hidup pada lingkungan tersebut.
  • Paleozologi juga memiliki fungsi sebagai analisa kehidupan paleontologi biokultural pada manusia sejak manusia muncul di bumi, proses evolusinya melalui masa & wilayah distribusinya seluas & selama mungkin.
  • Dalam paleozologi juga terjadi analisa proses adaptif yang dilakukan makhluk hidup terhadap perubahan kondisi lingkungan dimana makhluk yang mampu melakukan adaptasi akan terus bertahan walaupun periode masa geologi terus berjalan. Sedangkan bagi yang tidak mampu beradaptasi akan punah. Proes adaptasi ini membuka zona adaptif baru yang berupa suatu  kumpulan kondisi hidup & sumber daya baru yang memberikan banyak kesempatan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.
Dari ruang dan lingkup paleontologi beserta tujuan pada masing-masing cabang paleontologi tersebut, sekarang kalian sudah tahu apa saja batasan-batasan yang dipelajari dalam sudi paleontologi ini.