Adaptasi

Adaptasi, adalah suatu kemampuan yang dimiliki makhluk hidup untuk mempertahankan diri, secara individu maupun pada semua keturunannya.

Reaksi adaptasi mungkin bersifat:

  1. Perlindungan (protection) – reaksi usaha organisme untuk melindungi diri terhadap kerusakan (reaksi adaptasi pertahanan diri, menghindar, atau lari);
  2. Pemeliharaan (adaptasi maintenance) – usaha reaksi memperoleh bahan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan keadaan protoplasma; mencukupi kebutuhan energi;
  3. Berbiak (adaptasi reproduction) – reaksi bertujuan untuk mengkekalkan spesies.
Makhluk hidup tidak selamanya dapat mengadaptasi diri terhadap reaksi perubahan lingkungan atau adaptasinya kurang / adaptasi tidak sempurna. Hal ini karena:
  1. dihadapkan pada perubahan yang tiba-tiba atau sangat kuat/tajam;
  2. tidak mempunyai alat adaptasi untuk menghadapi perubahan tertentu (Mamalia darat tenggelam, ikan dibiarkan di darat); atau
  3. ada kerusakan atau cacat pada tubuh organisme. Cacat ini seringkali diturunkan misal: buta warna pada manusia) pada suatu keadaan, secara alam suatu organisme tidak dapat menghadapi penyakit tertentu. Tetapi setelah diberi kekebalan (immunisasi), organisme tersebut mampu bertahan terhadap wabah penyakit.