Penduduk Pada Benua Afrika Beserta Aktivitasnya

Untuk membicarakan penduduk Afrika dan aktivitasnya, ada baiknya kita bahas pada region demi region dalam benua ini. Namun membuat batas region di benua tersebut sangatlah sulit, hal ini dikarenakan bentuk benua terebut yang hampir bulat. Dewasa ini dikenal region di benua Afrika dengan pembagian wilayah seperti berikut ini:

A) Mesir

Pada Mesir region yang bercirikan seluruh wilayahnya sebagai sentral dengan penduduk paling banyak di Afrika dan menjadi kekuatan politik dan kebudayaan.
Pada Mesir region yang bercirikan seluruh wilayahnya sebagai sentral dengan penduduk paling banyak di Afrika dan menjadi kekuatan politik dan kebudayaan.


B) Magribi dan sekitarnya

Region Magribi dan sekitarnya meliputi wilayah sepanjang pantai Laut Tengah:
  1. Maroko atau Morocco: luas 446.550 km2, penduduk sekitar 25 juta, ibu kota: Rabat. Bahasa resmi yang digunakan penduduk Maroko adalah Arab, Berber, Perancis serta Spanyol. Hasil utama penduduk berupa fosfat, jeruk, daging dan kentang.
  2. Aljazair atau Algeria: luas 2.381.741 km2. Penduduk: sekitar 33 juta dengan ibu kota Algiers. Bahasa resminya adalah Arab dan Perancis. Hasil utama berupa gandum, jelai (sejenis tanaman serealia), minyak bumi, bijih besi, buah-buahan dan juga anggur.
  3. Tunisia dengan luas wilayah 164.152 km2. Penduduknya sekitar 7 juta dengan ibu kotanya adalah Tunis. Sedangkan bahasa resmi di wiayah ini adalah Arab dan Perancis. Hasil utama wilayah ini berupa tekstil, fosfat, minyak zaitun serta pupuk.
  4. Lybia, wilayahnya seluas 1.759.540 km2. Jumlah penduduknya sekitar 4 juta dan ibu kotanya Tripoli. Arab merupakan salah satu bahasa resmi di wilayah tersebut. Minyak bumi, zaitun, kurma, jelai serta jeruk merupakan penghasilan utamanya.

Dalam beberapa hal bagian utara Chad, Niger dan Mali dimasukkan pula ke dalam region ini. akan tetapi pada kesempatan ini kita masukan ke dalam region di selatannya. Ciri khas region ini ialah daerah pegunungan Atlas yang termasuk pegunungan lipatan muda di dunia denga usia kuarter, iklimnya subtropik dengan penduduknya mayoritas berbahasa Arab dan beragama Islam.

Sifat iklim subtropik di kawasan ini seperti Eropa Selatan, musim panas yang panas, musim dingin yang sejuk dan hujan turun pada musim dingin (bulan Januari) saat angin barat yang basah bertiup dari arah Samudera Atlantik. Pada musim panas di daerah ini bertiup angin pasat yang merupakan angin darat yang kering. Pegunungan Atlas merupakan penyebab turunnya hujan orografis pada musim dingin.

Lembah-lembah antarmontana di pegunungan Atlas yang tanahnya subur didukung oleh hujan yang cukup, melahirkan daerah pertanian yang produktif dengan hasilnya berupa anggur, jeruk, zaitun, kurma, gandum, dan jelai. Kawasan ini juga memiliki sumber daya alam yang cukup banyak, seperti biji besi, fosfat, minyak dan gas bumi, mangan seng, batubara dan timah hitam.

C) Zona Peralihan

Zona pada peralihan ini meliputi Sahel yang berarti "batas" dengan daerah yang melintasi benua ini dari Marutania di pantai barat sampai de Ethiopia dan Somalia di pantai timur benua yaitu negara-negara:
  1. Mauritania: luas 1.030.700 km2 dengan penduduk sekitar 2 juta jiwa dan beribu kota di Nouakchott. Bahasa resmi penduduk yang digunakan adalah Arab dan Perancis. Hasil utama dari aktivitas daerah ini adalah tembaga, nijih besi, kurma, sayuran, dan juga gandum.
  2. Mali: Luas 1.240.000 km2. Penduduk 8 juta jiwa, ibu kota Bamako, bahasa resminya Perancis, dan hasil utama berupa ikan, ternak, kapas, kacang, tekstil dan beras. 
  3. Niger: dengan luas wilayah 1.267.000 km2, penduduknya 5 juta, ibu kota Niamay. Bahasa resmi Perancis dan Hausa. Hasil daerah ini berupa batubara, besi, uranium, kacang, serta ternak. 
  4. Chad: Luas wilayahnya 1.284.000 km2, penduduk 5 juta, ibu kota N’Djamena. Bahasa resminya Perancis dan Arab. Hasil utama berupa ikan, kapas, ternak, serta beras. 
  5. Sudan: luas 2.505.813 km2. Penduduknya 22 juta jiwa. Ibu kota Khartoum, dengan aktivitas bahasa resmi yang digunakan adalah Arab. Hasil utama berupa ternak, kacang, tembaga, kapas dan bibit sesame.
  6. Ethiopia: luas 1.221.900 km2. Penduduk sekitar 36 juta jiwa, ibu kota Addis Abeba. Hasil utamanya berupa kulit, kopi, minyak goreng, buah-buahan, sayuran, serta logam.
  7. Somalia: luas 637.657 km2, penduduk 6 juta jiwa, dengan ibu kota di Mogadishu. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa somalia. Hasil utama dari negara ini adalah bijih besi, ternak, nenas, kacang, dan rempah-rempah.

Region ini bercirikan iklimnya yang kering, namun mempunyai persamaan dengan Magrribi dan Mesir dalam hal agama yang dianut penduduk bagian utara kawasan ini yaitu Islam. akan tetapi penduduk bagian selatannya ada yang Kristen, dan pada bagian timurnya Islam.

Karena iklimnya yang semiarid dengan hamparan tepa yang luas yang seringkali kering, maka aktivitas kehidupan penduduk yang utama ialah peternakan nomad dan di beberapa daerah terdapat aktivitas pertanian penduduk yang juga harus berpindah-pindah. region ini juga diwarnai dengan kurangnya kedamaian antar penduduk. Chad mengalami perang saudara yang berkepanjangan, Sudan dan Ethiopia juga demikian. Pada dasarnya akibat perbedaan ideologi atau agama.

D) Afrika Barat

Afrika bagian barat meliputi negara-negara yang wilayahnya relatif kecil di pantai teluk Guinea. Negara-negara ini meliputi:
  1. Senegal: luas 196.192 km2, ibu kota Dakar. Bahasa resminya Perancis dan wolof. Hasil utamanya berupa fosfat, bahan makanan, minyak kacang, kapas dan ikan.
  2. Gambia: luas 1.295 km2, penduduk sekitar 751.000 dengan ibu kota bajul. Bahasa resminya Inggris dan aktivitas hasil utamanya adalah kacang, ikan, kapas, gandum dan juga ternak.
  3. Guinea-Bissau: luas 36.125 km2. Penduduk 640.000 jiwa, dengan ibu kota Bissau. Bahasa resmi Portugis dan hasil utama berupa kacang, minyak kelapa, udang, ikan, kayu, serta kelapa.
  4. Guinea: luas 245.857 km2, penduduknya 6 juta, ibu kotanya di Conakry, dengan bahasa resmi yang digunakan adalah Fulani dan Perancis. Hasil utama berupa bouksit, buah-buahan, kopi, nijih besi, beras serta nanas.
  5. Sierra Leone merupakan daerah dengan luas wilayah 71.740 km2. Jumlah penduduknya kurang lebih sekitar 6 juta jiwa dengan ibo kota yang berlokasi di Freetown dan bahasa resmi penduduknya adalah bahasa Inggris serta Mende dan hasil utamanya berupa kopi cokelat, ikan, kacang, gula serta jahe.
  6. Liberia memiliki penduduk sekitar 2 juta jiwa dengan luas wilayahnya sekitar 111.800 km2 dan beribu kota di Monrovia. Bahasa resmi yang digunaka di negara ini yaitu bahasa Inggris dengan penghasilan utamanya berupa kayu, biji besi, emas, cokelat, kopi dan ikan.
  7. Pantai Gading atau Ivory Coast luas wilayahnya sekitar 322.463 km2 dengan penduduknya sekitar 10 juta jiwa. Beribu kota di Abijan dan bahasa resmi yang digunakan adalah Perancis. Hasil utamanya berupa kayu, kopi, coklat, kacang, gula serta kapas.
  8. Ghana: luas 238.537 km2, penduduknya 14 juta, dengan ibu kota di Accra. Bahasa utama yang digunakan adalah Inggris dan hasil utama negara ini adalah minyak bumi, kayu, emas, mangan, serta cokelat.
  9. Burkina Faso memiliki luas daerah 274.200 km2 dengan 8 juta penduduk, dan Oagadougou merupakan ibu kotanya. Bahasa Perancis merupakan bahasa resmi yang digunakan di negara ini, dengan hasil utamanya berupa ternak, kapas, kacang, gandum, serta sesame.
  10. Togo; luas 56.785 km2 dengan penduduk 3 juta, ibu kota Lome dan bahasa resmi yang digunakan Mina. Hasil utamanya berupa kopi, cokelat, beras, fosfat, bijih besi, serta kapas.
  11. Bein merupakan daerah dengan luas 112.622 km2 dengan kepadatan penduduk sekitar 4 juta jiwa, beribukota di Porto-Novo serta memiliki bahasa resmi Perancis. Hasil dari daerah ini yang utama adalah minyak kelapa, kapas, cokelat, ikan, serta bijih besi.
  12. Nigeria mempunyai luas wilayah 923.768 km2, dengan penduduk 91 juta jiwa dan pusat ibu kota berada di Lagos. Bahasa Inggris merupakan bahasa resmi yang digunakan pada daerah ini. Hasil utama dari aktivitas daerah tersebut berupa kayu, minyak bumi, timah putih kapas dan minyak kelapa.

Bagian selatan wilayah Mauritania, Mali dan Niger juga dapat dimasukkan dalam region ini. Ciri khas daerah ini beriklim musim tropik dengan hujan pada musim panas. Karena terdapat depresi barometrik di gurun Sahara, maka pada musim panas sekitar bulan Juli angin pasat tenggara di katulistiwa lepas pantai Guinea membelok ke kanan menjadi angin musim barat daya yang basah dan menurunkan hujan disepanjang pantai teluk Guinea. Sebaliknya angin pasat timur laut yang bertiup pada musim dingin sekitar bulan Januari merupakan angin darat yang kering.

Iklim musim itulah yang merupakan pendukung aktivitas pertanian di daerah ini. Dari hasil utama negara-negara di atas dapat dilihat pengaruh dari iklim tersebut.

E) Afrika Timur

Daerah Afrika bagian timur meliputi:
  1. Kenya luas daerahnya sekitar 582.646 km2 denga penduduk sekitar 20 juta jiwa dan posisi ibu kota berada di kota Nairobi. Bahasa resmi yang digunakan adalah Swahili, bahasa bantu dan juga Inggris. Hasil utamanya berupa ternak, kopi, teh, kulit, semen dan juga gula.
  2. Uganda dengan luas 236.880 km2 dan beribukota di Kampala memiliki penduduk sekitar 15 juta jiwa. Swahili dan Bahasa Inggris merupakan bahasa resmi yang di pergunkan di daerah ini. Hasil utama Uganda adalah kapas, kopi, teh, tembakau, gula dan juga tekstil.
  3. Tanzania dengan ibu kota di Dar es Salam merupakan daerah dengan luas 945.087 km2 dan bahasa swahili, bahasa bantu dan Inggris merupakan bahasa yang digunakan. Intan, sisal, kopi, teh, dan cengkeh merupakan hasil utama dari negara ini.
  4. Rwanda, luas 26.338 km2 dengan penduduk 6 juta jiwa dan beriukota di Kigali, dengan bahasa Kinyarwandu serta Perancis yang menjadi bahasa resminya. Ternak, kentang, kacang, teh serta kopi menjadi hasil andalan daerah ini.
  5. Burundi penduduknya rata-rata menggunakan bahasa Kirundi dan Perancis, dengan luar region 27.834 km2 dan beribu kota di Bujumbura, memiliki hasil andalan berupa gandum, nanas, kopi, teh, kulit serta kapas.

Region ini bercirikan reliefnya yang kasar dengan gunung api yang tinggi, plato daerah sabana yang secara berangsur-angsur berubah menjadi daerah stepa. Pada zaman kolonial daerah ini merupakan bagian yang cocok untuk tempat hunian orang-orang eropa dengan aktivitas lahan yang produktif.

F) Afrika Selatan

Afrika bagian selatan dinamakan demikian dikarenakan salah satu negara yang berada di region ini juga bernama Afrika Selatan. Region ini meliputi negara:
  1. Angola; merupakan negara dengan luas wilayah 1.246.700 km2 dengan penduduk sekitar 8 juta dan posisi ibu kotanya berada di Luanda. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Portugis dan juga bahasa Bantu. Hasil andalan utama daerah ini berupa kopi, kapas, minyak bumi, ikan, bijih besi serta intan.
  2. Namibia adalah negara di afrika bagian selatan dengan luas wilayah 824.292 km2 dan kepadatan penduduk 1 juta jiwa. Ibu kotanya terletak di Windhoek dengan bahasa resmi yang di gunakan adalah Inggris. Sedangkan hasil utama negara ini berupa kulit biri-biri, intan, uranium, tembaga, serta timbel.
  3. Botswana memiliki luas region 600.372 km2 dengan penduduk sekitar 1 juta jiwa dan beribu kota di Gaborone. Bahasa Setswana serta Inggris merupakan bahasa resmi yang digunakan di negara ini. Andalan hasil negara ini berupa ternak, intan, tembaga, nikel serta garam.
  4. Zambia dengan luas 752.614 km2 dan penduduk sekitar 7 juta memiliki ibu kota di Lusaka dan bahasa resmi yang digunakan adalah Inggris serta bahasa Bantu. Hasil negara ini berupa kobalt, timbal, seng, kapas serta bahan kimia.
  5. Zimbabwe, luas 390.580 km2 dengan penduduk sekitar 9 juta jiwa dan ibu kotanya berada di Harare. Bahasa shona, sindebete serta inggris merupakan bahasa yang digunakan di daerah tersebut. Hasil bumi yang terkenal dari penduduk negara ini adalah buah-buahan, kapas, gula tembaga, khrom dan juga nikel.
  6. Malawi dengan luas 118.484 km2 merupakan daerah dengan penduduk 8 juta dan beribu kota di Lilongwe dengan hasil alamnya berupa ikan, tembakau, kacang, pupuk dan tekstil.
  7. Mozambique: 801.590 km2 luasnya dengan 14 juta penduduknya dan beribu kota di Maputo memiliki bahasa resmi portugis dan bahasa bantu. Penghasilan alamnya berupa kapas, kacang, gula, teh serta kopra.

Ciri khas region ini adalah daratan tinggi yang melintang dari Namibia ke Zambia dngan danau Malawi sebagai ujung selatan patahan benua Afrika. Region ini tidak bergunung api dan tidak seismik seperti Afrika timur. Secara ekonomis, kecuali Mozambique yang memiliki pantai. Lautan Hindia yang panjang, sebagian besar region ini berorientasi ke arah selatan untuk tenaga listrik dan lalu lintas melalui laut.

G) Afrika Ekuator

Afrika region ekuator ini meliputi negara:
  1. Zaire dengan luas wilayahnya 2.345.409 km2 dan penduduk 33 juta jiwa yang beribu kota di Kinshasa. Bahasa resminya dalah bahasa Bantu serta Perancis. Sedangkan aktivitas hasil alam dari negara ini berupa tembaga, intan, kobalt, minyak bumi serta kopi.
  2. Rep. Africa Tengah memiliki luas wilayah 622.984 km2 dengan penduduk 3 juta jiwa dan posisi ibu kotanya berada di Bangui. Bahasa: Sango dan Perancis. Hasil utaman negara ini berupa kopi, intan, cokelat, kayu serta kapas.
  3. Kamerun atau Cameroon merupakan negara dengan luas 475.442 km2 dan beribukota di Yaounde dengan bahasa resminya Inggris serta perancis. Roduk alam andalan dari negara ini adalah kopi, kapas, cokelat, kacang, teh, serta karet.
  4. Guinea Ekuator memiliki luas 28.051 km2 dengan penduduk 282.000 jiwa dan Malabo merupakan ibu kotanya. Bahasa fang, bahasa Bubi dan perancis merupakan bahasa resmi negara ini. Hasil utama dari negara ini berupa kayu, kopi, coklat, kacang, nanas, serta ikan.
  5. Kongo atau Congo merupakan negara dengan penduduk 2 juta jiwa serta luas wilayah 342.000 km2. Brazzaville merupakan ibu kota negara ini dan bahasa Lingala, bahasa Kokongo serta perancis merupakan bahasa resminya. Hasil utamanya berupa kayu, minyak bumi, cokelat, kacang, minyak kelapa dan gula.
  6. Gabon dengan luas 267.667km2 dengan penduduk 1 juta jiwa memiliki ibu kota di Libreville dengan hasil utama berupa minyak bumi, kopi, kayu, mangan, bijih besi, serta emas. Bahasa yang digunakan adalah bahasa bantu dan bahasa peraancis.

Region ini merupakan cekungan lembah DAS Zaire yang berbatasan dengan plato benua Afrika Timur dan yang beiklim tropik basah. Pada bagian lain akan kita bahas lebih lanjut mengenai geografi Republik Zaire serta negara-negara di benua Afrika secara mendalam.