Asilisaurus Kongwe: Fosil Periode Trias, Tunjukan Bagaimana Dinosaurus Tumbuh Dari Saat Menetas Hingga Dewasa

Satu lagi fosil dinosaurus dari era mesozoikum tepatnya mesozoikum: trias telah ditemukan sekolompok tim ahli paleontologi. Fosil tersebut merupakan tulang kaki dari dinosaurus Asilisaurus Kongwe yang merupakan sepupu dinosaurus dimana hidup pada zaman triassic (trias periode) tengah sekitar 240 juta tahun yang lalu.

Masa ini merupakan masa yang lebih muda kira-kira 10 juta tahun lebih awal jika dibandingkan masa dinosaurus tertua. Dari penemuan ini, sedikitnya mulai terkuak informasi tentang tumbuh kembang dinosaurus mulai dari tukik (saat baru menetas) menuju bentuk dinoasaurus dewasa.

Tampak fosil belulang Aisilisaurus Kongwe yang lagi disusun ulang
Tampak fosil belulang Aisilisaurus Kongwe yang lagi disusun ulang


Dua jenis tulang kaki fosil Asilisaurus Kongwe dengan ukuran berbeda
Dua jenis tulang kaki fosil Asilisaurus Kongwe dengan ukuran berbeda


Temuan dinosaurus fosil ini resmi dipublikasikan secara online pada bulan Maret tepatnya tanggal 04 2016 pada “Journal of Vertebrate Paleontology”. Fosil temuan tersebut memberikan banyak informasi dari variasi pola pertumbuhan dinosaurus lebih dari apa yang diharapkan terutama dari kerabat dekat Asilisaurus. Variasi terebut juga tidak ada perbedaanya atau bisa dikatakan sama antara dinosaurus jantan dan dinosaurus betina.

Menurut para peneliti bahwa Asilsaurus kongwe yang merupakan kelompok dari Silesauridae merupakan kelompok Reptil trias yang telah punah dan masih berkaitan dengan dinosaurus umumnya.

Susunan tulang milik Asilisaurus kongwe yang sudah terusun rapi sesuai dengan posisi saat ditemukan
Susunan tulang milik Asilisaurus kongwe yang sudah terusun rapi sesuai dengan posisi saat ditemukan


Habitat reptil dinosaurus ini berada di daerah yang saat ini dikenal dengan Tanzania. Ukuran tubuh dinosaurus reptil tersebut menyerupai ukuran anjing jenis Labrador retriver dengan berat rata-rata sekitar 30kg. Fosil kongwe tersebut bisa dikatakan sangat penting dikarenakan sebagian besar spesimen fosil masih dalam keadaan utuh dengan ukuran fosil bervariasi sesuai dengan usia reptil.

Dari penelitian jaringan tulang serta anatomi Asilisaurus Kongwe selama masa pertumbuhan diketahui bahwa individu reptil ini walaupun hidupnya pada masa waktu yang sama dan pada habitat lokasi yang sama juga tetapi mengalami pertumbuhan yang berbeda.

Ilustrasi gambar habitat asilisaurus kongwe di alam
Ilustrasi gambar habitat asilisaurus kongwe di alam


Penelitian ini didasarkan dari perbandingan fosil temuan untuk keluarga Asilisaurus Kongwe modern dengan beberapa kerabat dekat reptil dinosaurus. Misalnya dengan membandingkan massa tubuhnya, anatomi tubuh yang berukuran besar dan kecil serta otot dan lain sebagainya.

Selain itu pengamatan juga dilakukan pada bekas-bekas luka yang ada dalam fosil tulang kaki Asilisaurus Kongwe terutama difokuskan pada titik-titik otot tendon Kongwe yang melekat ke tulang. Saat seekor hewan dewasa mati biasanya ukuran bekas luka yang ada pada tulangnya memiliki ukuran yang besar.

Baik itu pada manusia maupun hewan biasanya bekas luka di tulang yang pernah terjadi merupakan bentuk rekaman data semasa hidup yang bisa dipelajari saat tubuhnya mati dan meninggalkan jejak berupa tulang belulang. Dari bekas luka tersebut kita juga bisa mengetahui usia hewan saat mati maupun masa perkembangan hidupnya.

Penelitan Kongwe fosil tidak terlalu memperhatikan ukuran tulang sebagai penentu mana kongwe dewasa dan mana kongwe yang masih muda, hal ini dikarenakan ukuran tulang merupakan objek prediksi yang sangat buruk untuk mengukur kedewasaan dari satu individu yang diteliti. Bisa saja ada tulang yang lebih besar namun usianya lebih muda dibanding tulang yang berukuran kecil. Sehingga penelitian difokuskan pada tendon otot serta bekas luka yang terekam dalam fosil milik kongwe guna mengetahui usia mereka menurut Christopher Grifin yang merupakan tim peneliti serta penulis dari Universitas politeknik Virginia departemen Geoscience.

Banyaknya temuan sampel fosil dalam jumlah besar ini memberikan gambaran lengkap dari Asilisaurus Kongwe mulai dari mereka baru menetas hingga menuju ukuran dewasa dan merupakan dinosaurus reptil yang cukup unik dibandingkan kerabat mereka yang lain menurut Dr. Sterling Nesbit yang juga dari tim peniliti Politeknik virginia.

Temuan ini bisa kalian baca secara lengkap dalam Journal of Vertebrate Paleontology: C.T. Griffin et al. The fermoral ontogeny and long bone histology of the Middle Triassic (late Anisian) dinosauriform Asilisaurus kongwe and implications for the growth of early dinosaurus. Dipublish online pada Maret 04, 2016; doi: 10.1080/02724634