Binturong: Hewan Imut Berbau Khas Jagung Berondong (Popcorn)

Ada yang pernah tahu atau bahkan pernah melihat hewan binturong? Berukuran imut, hewan ini sering disebut juga “bearcat” dikarenakan wajahnya menyerupai beruang namun berukuran kecil seperti kucing. Di Indonesia juga dikenal dengan sebutan “binturung” atau secara global memiliki nama “Arctictis binturong”. Si imut ini memiliki ciri khas terutama pada aroma tubuhnya yang berbau menyerupai bau margarin popcorn (berondong jagung) yang gurih. Mengapa bisa binturong memiliki bau jagung popcorn atau berondong jagung? Yuk disimak ulasan plengdut edisi pengetahuan kali ini.

Berwajah mirip beruang dan bertubuh serta berekor mirip kucing merupakan alasan binturung disebut sebagai bearcat
Berwajah mirip beruang dan bertubuh serta berekor mirip kucing merupakan alasan binturung disebut sebagai bearcat


Anatomi Binturong

Binturong sebenarnya masih berkeluarga dekat dengan luwak, hanya saja jika luwak terkenal pemakan dan penghasil kopi dengan harga jual selangit maka binturong terkenal dengan aroma pop corn dari sekujur tubuhnya. Selain itu dalam keluarga Viverridae, binturung (binturong) merupakan salah satu spesies dengan ukuran terbesar dalam klasifikasi tersebut dibandingkan saudaranya yaitu luwak.

Persebaran hewan binturong ini banyak ditemukan pada daerah selatan dan tenggara Asia terutama di daerah-daerah Bangladesh, Bhutan, provinsi Yunan China, Myanmar, Indonesia, India, Malaysia, Laos, Nepal, Filipina, Vietnam dan juga Thailand. Tercatat ada sekitar 1928 spesies dari Guangxi China, Calauit Island Filipina dan juga dari kamboja.

Variasi imut warna bulu putih binturung
Variasi imut warna bulu putih binturung


Berat tubuh rata-rata binturong sekitar 9 hingga 20kg dengan panjang tubuh binturung mencapai 24 hingga 38 inchi atau sekitar 60 sampai 96 cm. Sedangkan ukuran binturong betina umumnya melebihi besar ukuran binturong jantan. Warna bulu bintorang bervariasi mulai dari hitam, binturung putih, cokelat, hingga bulu berwarna perak.


Karnivora dan Nocturnal

Dalam klasifikasinya, binturong masuk dalam jenis karnivora, akan tetapi hewan ini juga memakan beberapa jenis buah-buahan dan juga sayuran. Sebagai karnivora, binturung menyukai makanan berupa hewan mamalia kecil, burung, serta ikan.

Imut: binturung merupakan hewan nokturnal yang menghabiskan siang hari dengan tidur serta bermalas-malasan di batang pohon
Imut: binturung merupakan hewan nokturnal yang menghabiskan siang hari dengan tidur serta bermalas-malasan di batang pohon


Saat siang hari biasanya binturong akan menghabiskan waktunya untuk tidur di hutan maupun di dahan pohon. Sedangkan waktu berburu binturong akan aktif dimalam hari. Dari sifat binturung ini, maka binturong dapat dimasukan dalam golongan hewan nokturnal (nocturnal) yang lebih banyak beraktifitas di kegelapan malam serta beristirahat saat siang tiba.


Jagung Popcorn & Binturong

Tiap orang yang pernah bertemu dengan hewan imut serta menggemaskan ini akan mencium aroma bau (berbau) mentega popcorn yang gurih. Binturung berbau pop corn inilah yang beberapa waktu lalu diteliti oleh tim ilmuwan yang diketuai oleh Prof. Christine Drea dari Duke University untuk mengetahui senyawa kimia terutama dari sampel urine binturung yang berbau aroma jagung ini.

Penelitian ini mengambil urine sebagai sampel yang diteliti dikarenakan para tim ilmuwan yakin bahwa aroma senyawa kimia binturung yang lezat tersebut sebenarnya terkandung dalam urine yang dimiliki binturung. Dari 33 contoh urine yang diambil dan diteliti ternyata memang benar bahwa terkandung senyawa 2AP (2-Acetyl-1-pyrroline) yang merupakan senyawa berbau lezat seperti yang terdapat dalam popcorn.

Bau ini kemudian akan menempel pada bagian badan binturung dikarenakan percikan urine saat dikeluarkan akan ikut menempel pada bulu-bulu kaki binturung. Ditambah lagi dengan ekor imut binturung yang lebat mirip kucing anggora menyebabkan sisa urine beraroma khas tadi akan terus menempel pada tubuhnya. Bagaimana, unik bukan hewan binturung yang imut ini?

Penelitian mengenai bau khas binturung ini bisa kalian baca lebih lengkap dari sumber jurnal "Science of Nature 103:37; doi: 10.1007/s00114-016-1361-4, Lydia K. Greene et al, 2016" dengan judul "Reproductive endocrine patterns and volatile urinary compounds of arctictis binturong: discovering why bearcats smell like popcorn"