Candi dan Arca dengan Bercorak Budha Hasil Peninggalan Masa Kerajaan Sriwijaya

Beberapa candi serta arca peninggalan Sriwijaya banyak terdapat di daerah Jawa Tengah dan Sumatera. Selain itu ada juga candi Sriwijaya yang ditemukan di daerah Kamboja dan Thailand. Dari kronik Tiongkok juga pernah disebutkan bahwa di tahun 1079, Sriwijaya sebagai kerajaan di Indonesia pernah membantu pembangunan candi di dekat kanton dimana saat itu kerajaan Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola.

Reruntuhan candi Kaew (wat kaew) bercorak budhisme di Chaiya Thailand dan merupakan candi jejak Sriwijaya
Reruntuhan candi Kaew (wat kaew) bercorak budhisme di Chaiya Thailand dan merupakan candi jejak Sriwijaya


Sriwijaya pada masa kepemimpinan kerajaan oleh wangsa Syailendra di Jawa Tengah pernah membangun monumen candi berukuran besar yang hingga hari ini masih berdiri dengan kokoh. Candi tersebut diantaranya candi Borobudur yang menjadi daya tarik wisatawan luar, candi Sewu dan candi Kalasan. Kesemua candi ini bercorak ajaran Budha.

Sriwijaya: Borobudur, candi bercorak yang mampu menarik wisatawan berlokasi di Jawa Tengah
Sriwijaya: Borobudur, candi bercorak yang mampu menarik wisatawan berlokasi di Jawa Tengah


Sementara peninggalan jaman Sriwijaya di Sumatera terdapat candi bercorak aliran Budha seperti candi Biaro Bahal, candi Muara Takus dan ada juga candi Muaro Jambi.

Kerajaan saat itu membangun candi Sumatera dengan susunan bata merah, berbeda jauh dengan candi masa periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit.

Candi bercorak Budha yaitu Candi Gumpung berlokasi di area Muaro Jambi dimana dulunya adalah kekuasaan kerajaan Melayu yang ditaklukan Sriwijaya
Candi bercorak Budha yaitu Candi Gumpung berlokasi di area Muaro Jambi dimana dulunya adalah kekuasaan kerajaan Melayu yang ditaklukan Sriwijaya


Borobudur sebagai salah satu candi yang merupakan icon wisata candi Indonesia dibangun kerajaan masa Sriwijaya di tangan pemerintahan Samaratungga. Seperti yang telah plengdut sebutkan diatas, bahwa berdasarkan hasil observasi pernah ditemukan reruntuhan candi periode Sriwijaya di daerah Thailand dan Kamboja. Hal ini menandakan bahwa kerajaan pemerintahan Sriwijaya pada saat itu telah melakukan perluasan kekuasaan hingga Kamboja juga Thailand.

Sumatera Selatan terdapat Arca Maitreya yang merupakan Arca Sriwijaya
Sumatera Selatan terdapat Arca Maitreya yang merupakan Arca Sriwijaya


Selain candi, Sriwijaya juga meninggalkan arca arca bercorak Budhisme atau arca dengan bercorak budha seperti yang telah ditemukan di daerah bukit Segantung kota Palembang. Arca bodhisatwa yang berasal dari daerah Jambi, Arca Bidoe, arca Perak, serta arca Chaiya. Ada juga arca Maitreya serta arca komering di Sumatera Selatan. Dari kesemua arca arca ini menampilkan langgam dan keanggunan yang sama dan disebut dengan istilah Seni Sriwijaya atau Langgam Sriwijaya (Gaya Sriwijaya) yang sedikit memperlihatkan kemiripin arca oleh langgam Amarawati India serta langgam Syailendra Jawa.