Ekosistem; Mengenal Istilah Komunitas, Habitat, Populasi, Lingkungan, Kepadatan, Individu Dalam Ekosistem

Ekosistem dalam pelajaran biologi menjadi ulasan artikel plengdut kali ini. Akan tetapi yang kita bahas disini yaitu mengenai istilah yang sering digunakan dalam menunjukkan atau mengacu pada ekosistem tersebut. Seperti contohnya istilah dari habitat, komunitas, individu, lingkungan, populasi serta kepadatan dalam suatu ekosistem. Untuk memahami istila-istilah dari ekosistem tadi, mari kita simak uraian bacaan buku online berikut ini.

Lihat dan coba perhatikan sekeliling halaman rumah kalian! Apa yang kalian temukan? Mungkin saja sebatang pohon bunga mawar atau mungkin juga sekelompok tanaman bunga mawar.

Jika yang kalian lihat adalah sebatang pohon tanaman bunga mawar, maka mawar tersebut dikatakan sebagai individu pada ekosistem. Sedangkan jika kalian menemukan lebih dari satu tanaman bunga mawar yang berkelompok, maka hal tersebut bisa dikatakan sebagai populasi di ekosistem.

Jadi jika istilah tadi dijabarkan secara sederhana, individu bisa diartikan sebagai bentuk tunggal dari makhluk hidup. Sedangkan populasi bisa diartikan sebagai kumpulan makhluk hidup atau individu tadi yang berkelompok menempati suatu area atau wilayah ekosistem tertentu.

Dalam suatu area maupun wilayah, biasanya jumlah populasi dari organisme yang sama akan berbeda jumlahnya jika di tempat lain. Sebagai contoh yaitu apabila di halaman depan rumah kalian terdapat kumpulan tanaman cocor bebek yang bergerombol, dan di bagian halaman belakang rumah juga ada namun kumpulan cocor bebeknya lebih sedikit, maka bisa dikatakan cocor bebek yang berada di halaman depan dan belakang rumah memiliki tingkat kepadatan populasi yang berbeda.

Kumpulan tanaman cocor bebek
Kumpulan tanaman cocor bebek


Kepadatan bisa diartikan sebagai sebuah hubungan diantara ruang dan jumlah individunya. Jadi kepadatan populasi memiliki arti banyaknya jumlah makhluk hidup yang sejenis per satuan dari luas area atau wilayah yang di diami dalam skala waktu tertentu.

Sebagai contoh yaitu dalam suatu ekosistem daerah hutan A dengan luas 2km2 didiami oleh 200 burung hantu pada tahun 2007. Sehingga bisa dikatakan hutan A tersebut memiliki kepadatan populasi burung hantu 200 burung per 2km2 atau sama dengan 100burung/km2. Maka bisa diartikan setiap 1km2 dari ekosistem hutan A tersebut dihuni oleh 100 burung hantu.

Batasan pengukuran kepadatan dari populasi ini menggunakan waktu seperti bulan dan tahun. Hal ini dikarenakan jumlah kepadatan pada populasi di uatu wilayah/daerah biasanya mengalami perubahan seiring perkembangan waktu. Sedangkan penyebab terjadinya perubahan kepadatan dalam populasi seiring berkembangya waktu ini disebabkan oleh dua hal, yaitu;

  1. Terjadinya imigrasi dan natalis atau kelahiran di daerah tersebut, atau bisa disebutkan juga sebagai bentuk pertambahan individu yang datang.
  2. Terjadi emigrasi atau beberapa individu yang pergi dan pindah keluar dari daerah tersebut atau bisa juga adanya peristiwa mortalitas atau yang kita kenal dengan kematian.

Daerah atau wilayah yang di diami makhluk hidup ini dalam ekosistem disebut sebagai habitat. Sebagai contoh habitat udang di air tawar, habitat udang air asin dan lain sebagainya. Ketika di dalam satu daerah terdapat kumpulan populasi dari jenis individu yang berbeda, maka disebut sebagai komunitas. Sebagai contoh yaitu populasi pohon kenari, populasi tupai, populasi burung elang yang terdapat dalam satu daerah disebut sebagai bentuk komunitas.

Jadi komunitas bisa diartikan sebagai kumpulan dari populasi makhluk hidup dengan jenis individu yang berbeda-beda dan mendiami satu wilayah secara bersamaan. Biasanya komunitas yang mendiami suatu habitat akan memiliki bentuk ketergantungan dengan lingkungannya.

Lingkungan sendiri bisa diartikan sebagai segala sesuatu yang ada di sekitar dari makhluk hidup tadi. Adanya bentuk hubungan timbal balik antara lingkungan dengan komunitas inilah yang kita kenal dengan istilah ekosistem. Ekologi merupakan salah satu ilmu yang mempelajari hubungan dari timbal balik ini. Ekosistem sendiri berdasarkan linkungannya dibagi menjadi dua, yaitu ekosistem buatan yang terbentuk dari lingkungan buatan dari campur tangan manusia, dan ekosistem alami yang benar-benar terbentuk oleh alam.

Ada juga istilah biosfer, dimana biosfer memiliki pengertian dari keseluruhan ekosistem yang ada di bumi kita ini. Sehingga bisa di katakan juga bahwa biosfer merupakan ekosistem terbesar yang ada dalam bumi kita ini.

0 komentar:

Post a Comment

Dengan menggunakan kolom komentar atau kotak diskusi berikut maka Anda wajib mentaati semua Peraturan/Rules yang berlaku di situs plengdut.com ini. Berkomentarlah secara bijak.