Gerhana: Apa Arti Tipe Annular, Total, dan Parsial Pada Gerhana Bulan & Matahari?

Sering kita mendengar kata parsial, total dan annular pada saat gerhana terjadi. Baik total, parsial, maupun annular kesemuanya merupakan tipe gerhana yang terjadi baik itu pada bulan maupun matahari. Sebenarnya masih banyak lagi tipe dari gerhana yang ada seperti penumbral, hybrid (hibrid) dan transit. Kesemuanya itu akan kita ulas perbedaannya dalam artikel belajar tentang gerhana di plengdut.com kali ini.

Tipe-tipe Gerhana

Saat bumi, bulan juga matahari berada pada konfigurasi lurus atau hampir lurus maka saat itulah gerhana terjadi. Pada saat bulan berada diantara bumi & matahari maka peristiwa yang terjadi adalah gerhana matahari, sedangkan saat bumi berada ditengah matahari & bulan maka disebut gerhana pada bulan.

Syzygy merupakan istilah astronom yang berasal dari bahasa Yunani kuno untuk menyebutkan peristiwa konjungsi ini. Kata Syzygy sendiri mempunyai arti penyatuan atau konjungsi dimana berarti bersatu dalam garis lurus atau saling menumpuk. Dalam bahasa Inggris gerhana disebut juga eclipse dan mempunyai arti akar bahasa dari ├Ęklipsis yang merupakan kata yunani kona dimana berarti gagal atau ditinggalkan. Dalam hal ini arti gagal memancarkan cahaya ke bumi jika gerhana terjadi pada matahari atau ditinggalkan sinar matahari.

Dari jaman kuna di masa lalu baik itu para ilmuwan maupun para masyarakat awam selalu terkesima jika melihat peristiwa gerhana. Ada yang menyangkut pautkan gerhana dengan berbagai macam mitos mulai matahari serta bulan yang ditelan naga hingga ditelan Batara Kala (raksasa di ajaran Hindu).
Plengdut tipe gerhana matahari dan bulan - Eclipse
Plengdut tipe gerhana matahari dan bulan - Eclipse

Pada akhir abad, para astronom mulai berlomba-lomba mempelajarai peristiwa fenomena gerhana alam ini. Umumnya terdapat 3 jenis macam gerhana yang sering terjadi pada matahari, yaitu gerhana total, gerhana parsial, dan juga gerhana annular. Sedangkan pada bulan ada gerhana penumbra, parsial serta total. Selain itu ada gerhana hybrid dimana merupakan kombinasi dua gerhana serta gerhana transit dimana terjadi akibat adanya planet-planet lain yang melintasi matahari sehingga terlihat dari bumi. Berikut ini macam-macam betuk gerhana baik pada matahari maupun bulan:
  • Gerhana total matahari, terjadi saat bulan secara keseluruhan menutupi matahari jika dilihat dari bumi. Totalitas gerhana seperti ini biasanya hanya dapat dilihat dari daerah dengan cakupan area yang sangat kecil di bumi yaitu sekitar lebarnya 160 km atau 100 mil dan panjanya are cakupan 16.100 km atau 10.000 mil. Area ini merupakan area bayangan yang tercipta oleh bulan saat menghalangi cahaya matahari. Pengamat yang berada pada area luar tadi biasanya hanya akan melihat gerhana dalam bentuk parsial.
  • Gerhana parsial matahari, kejadian ini biasanya akan terjadi jika posisi antara bumi, matahari serta bulan hampir mendekati garis lurus (tidak benar-benar lurus). Sehingga bulan akan menutupi sebagian matahari saja. Selain itu gerhana tipe parsial ini juga bisa terjadi pada gerhana tipe total dimana walaupun telah membentuk garis lurus namun posisi sudut pandang kita di bumi tidak tepat berada di area bayangan garis lurus /parsial. Sehingga yang terihat bentuk gerhana parsial. Sebagai contoh gerhana pada matahari total 2016 yang melintasi Palembang, Pekanbaru dll akan terlihat totalitasnya namun jika kita berada di posisi wilayah Surabaya, Papua dan Jakarta maka akan nampak parsial akibat sudut pandang dari posisi kita tidak tepat di garis konjungsi bumi, bulan, matahari (posisi kita berada di luar bayangan total).
  • Gerhana annular matahari, biasanya disebut juga gerhana cincing yang terjadi akibat posisi bulan agak jauh dari bumi sehingga bulan tampak lebih kecil. Pada saat bulan kecil ini menutupi piringan matahari maka matahari tidak akan tertutup penuh dan akan tampak bagian pinggir matahari yang menyerupai cincin cahaya atau anulus.
  • Gerhana hybrid matahari, sangat jarang sekali terjadi dimana pada peristiwa ini terjadi kombinasi dua tipe. Yaitu saat gerhana tipe annular berubah menjadi gerhana tipe total akibat saat gerhana berlangsung bulan melalui lintasan dan mendekati bumi sehingga terjadi gerhana jenis total.
  • Gerhana tipe Bulan total, gerhana yang terjadi pada bulan disaat posisi bumi berada ditengah matahari-bulan. Pada saat ini bulan akan memancarkan sinar yang lebih terang dan hampir menyerupai siang hari akibat pantulan cahaya dari matahari. Sedangkan tipe bulan total gerhana ini hanya terjadi saat bulan pada bentuk full moon (bulat penuh) dan biasanya akan tampak bercahaya merah dengan istilah yang paling di kenal dengan blood moon (bulan darah).
  • Bulan parsial gerhana, terjadi apabila saat gerhana pada bulan posisi bulan tidak full atau parsial akibat tertutup bayangan (umbra) bumi.
  • Bulan penumbral gerhana, penumbral gerhana terjadi saat bayangan bulan benar-benar samar akibat bayangan bumi yang hampir menutupi seluruh bulan.
  • Gerhana transit, memiliki pengertian gerhana yang diakibatkan ada planet kecil melintas antara bumi-matahari dan pada lingkaran matahari terlihat titik hitam dimana merupakan planet yang melintas tadi. Gerhana tipe transit ini sering terjadi saat planet merkurius melewati antara bumi serta matahari.

0 komentar:

Post a Comment

Dengan menggunakan kolom komentar atau kotak diskusi berikut maka Anda wajib mentaati semua Peraturan/Rules yang berlaku di situs plengdut.com ini. Berkomentarlah secara bijak.