Apa Saja Aturan Saat Meminum Jus (Juice)

Jus atau "Juice" merupakan buah yang diolah menjadi bahan minuman segar tanpa harus dimasak. Bahkan saat ini juice atau jus ini tidak hanya berasal dari buah saja, akan tetapi ada juga yang dari berbagai macam kombinasi buah dan sayuran seperti brokoli, kacang panjang dan sayuran lainnya yang mempunyai fungsi yang baik bagi kesehatan tubuh kita.

Untuk bisa menikmati segelas jus pun sangat mudah, mulai dari pedagang juice di pinggir jalan hingga di mall-mall maupun swalayan bisa kita temukan minuman jus ini. Akan tetapi apakah kalian tau jus yang kalian minum atau kalian beli tersebut sudah memenuhi aturan sehat dalam pengolahannya? Yuk kita simak apa saja aturan yang baik dalam mengolah buah maupun sayur menjadi minuman juice yang baik bagi kesehatan tubuh agar kita tidak salah aturan dalam mengolahnya.

Minum Ampas jus jangan dibuang

Saat kita membeli juice di pedagang pinggir jalan maupun mall atau swalayan, pernahkah kalian melihat bahwa jus yang kalian pesan setelah di olah menggunakan blender maupun juicer kemudian di saring dan dibuang ampasnya? Jika kalian menemukan pengolahan jus seperti ini, maka bisa dikatakan juice yang kalian minum khasiatnya banyak yang terbuang atau bisa dikatakan salah dalam aturan pengolahannya.

Jus yang baik adalah juice yang kita minum beserta ampasnya, tidak perlu disaring atau dibuang ampas jus tersebut. Mengapa demikian? Karena pada ampas buah maupun sayuran yang dijadikan jus tersebut terdapat serat yang sangat berguna bagi tubuh kita. Sehingga jika disaring, maka bisa dipastikan yang kalian minum adalah jus yang berupa sari dari buah tersebut sedangkan ampas juice yang kaya akan serat dan berguna untuk kesehatan saluran pencernaan malah terbuang sia-sia. Jadi meminum juice beserta ampasnya merupakan aturan pengolahan yang baik saat mengkonsumsi jus.
Jus yang baik adalah juice yang kita minum beserta ampasnya, tidak perlu disaring atau dibuang ampas jus tersebut. Mengapa demikian? Karena pada ampas buah maupun sayuran yang dijadikan jus tersebut terdapat serat yang sangat berguna bagi tubuh kita. Sehingga jika disaring, maka bisa dipastikan yang kalian minum adalah jus yang berupa sari dari buah tersebut sedangkan ampas juice yang kaya akan serat dan berguna untuk kesehatan saluran pencernaan malah terbuang sia-sia. Jadi meminum juice beserta ampasnya merupakan aturan pengolahan yang baik saat mengkonsumsi jus.


Minum Juice sebaiknya tidak diberi susu maupun gula

Satu lagi aturan dalam mengolah minuman jus yaitu penggunaan gula dan susu yang biasanya dicampurkan kedalam jus hanya untuk menambah kenikmatan rasanya. Mengapa gula dan susu yang dicampurkan kedalam juice dianggap salah?

Jawabannya yaitu karena hampir semua buah yang biasanya diolah sebagai bahan jus rata-rata sudah memiliki kandungan gula alami. Sehingga bagi kalian yang meminum segelas juice buah segar dengan tujuan untuk diet atau memperlancar pencernaan, tapi dalam jus tersebut kalian tambahkan gula maupun susu maka bisa dikatakan aturan diet kalian tidak akan pernah berhasil.

Kandungan gula yang berlebihan saat ini sudah menjadi “momok” yang menakutkan bagi penduduk di Indonesia ini. Terutama ancaman penyakit seperti diabetes yang bisa datang jika kita tidak mengontrol konsumsi gula. Sehingga mencampurkan gula maupun susu dalam sebuah jus merupakan kesalahan aturan yang terjadi dalam pengolahan jus tersebut.

Sehingga bagi kalian yang suka jajan jus segar di pinggir jalan, ada satu tips dari plengdut yang bisa kalian terapkan agar juice yang kalian minum tetap sehat. Yaitu cobalah meminta kepada si penjual agar tidak mencampurkan gula berlebih pada jus tersebut, atau mungkin juga bisa kalian cari pedagang jus yang dalam mengolah buah menjadi minuman juice ini lebih mengutamakan banyaknya potongan buah yang diolah daripada kalian memilih jus dengan harga murah, dengan potongan buah sedikit namun aturan gula yang ditambahkan banyak/berlebihan dalam jus sehingga rasanya lebih manis dan tiak memiliki nilai manfaat.

Begitu juga dengan susu, penambahan susu pada jus sama saja dengan kita menambah lemak dan protein tambahan kedalam minuman tersebut. Apabila jus yang kita buat untuk program diet, maka hasil yang kalian dapat hampir tidak ada. Hal ini dikarenakan aturan kadar juice yang seharusnya akan membakar lemak tubuh kita malah mendapat tambahan lemak yang akan dibakar dari susu, sehingga lemak yang seharusnya di bakar dari tubuh kita menjadi kecil. Apalagi jika dalam mengolahnya, aturan no 1 diatasa kalian langgar yaitu dengan membuang ampas juice dan menambahkan susu, jadi bisa dipastikan yang kalian minum tidak akan memberikan efek kesehatan apapun terutama bagi pelaku program diet.

Jus sebaiknya langsung dikonsumsi

Menyimpan jus dalam waktu lama merupakan kesalahan besar jika kalian melakukannya. Hal ini disebabkan karena sifat vitamin yang cepat rusak akibat terkena panas, sinar UV maupun karena oksigen. Sehingga jus yang langsung di konsumsi merupakan aturan yang baik dan benar dalam meminum jus tersebut. Jus yang disimpan dalam keadaan dingin di dalam sebuah termos tertutup hanya mampu bertahan kurang lebih sekitar 4 jam agar vitamin juice tidak rusak.

Meminum segelas jus bukan berarti tidak makan seharian

Kebanyakan hal ini terjadi pada orang-orang yang sedang melakukan program diet. Dengan meminum segelas jus, mereka beranggapan sudah mampu mengganti kebutuhan asupan makan seharian. Hal ini merupakan aturan yang salah, dikarenakan tubuh manusia umumnya membutuhkan 1800 kilo kalori dalam sehari. Sehingga minum jus tanpa makan nasi akan sangat berbahaya bagi kesehatan kalian, baik itu bisa menimbulkan penurunan kekebalan daya tahan tubuh maupun penyakit lain yang berhubungan dengan pencernaan.

Jadi buat kalian yang melakukan diet dengan mengkonsumsi juice, cobalah tetap makan baik itu sepiring nasi maupun beras merah atau bisa kalian ganti dengan umbi-umbian seperti kentang dan ketela sebagai pelengkap karbohidrat dalam tubuh.

Sayur juga bisa dibuat jus

Seperti yang telah plengdut jelaskan di awal, bahwa saat ini juice tidak hanya berasal dari buah saja. Bisa juga berasal dari sayur mayur seperti misalnya juice kacang panjang dan juice brokoli. Kedua sayuran ini umumnya diolah menjadi jus dan sangat bermanfaat terutama bagi penderita diabetes. Jadi walaupun kalian tidak menderita diabetes, kalian juga dapat mencobanya untuk tetap menjaga aturan kebugaran dan kesehatan tubuh kalian. Masih ingat bukan dengan pepatah yang berbunyi bahwa “mencegah lebih baik daripada mengobati”.

Pagi hari, jangan minum jus yang rasanya asam

Nah bagi kalian yang doyan mengkonsumsi jus di pagi hari, sebaiknya pilihlah buah-buahan yang tidak mengandung rasa asam yang begitu tinggi. Hal ini dikarenakan rasa asam pada buah jika diminum di pagi hari akan menambah tingkat keasaman lambung, sehingga bagi kalian yang memiliki penyakit maag maupun asam lambung akan merasakan nyeri di sekitar perut. Jadi aturan berikutnya yaitu hindari jus yang rasanya asam di pagi hari.

Minuman jus yang tinggi kalori

Taukah kalian bahwa tidak semua jenis jus yang diolah dari buah-buahan memiliki kalori yang rendah? Ada beberpa buah yang malah sebaliknya memiliki kalori tinggi jika dibuat menjadi jus. Seperti apa contohnya nangka, durian dan alpukat.

Akan tetapi bukan berarti jika buah-buah tersebut dijadikan juice maka akan tidak mempunyai nilai manfaat. Sebagai contoh yaitu juice alpukat, walaupun memiliki kalori yang tinggi namun juice alpukat sangat baik bagi kalian yang mendambakan kulit halus dan sehat.

Itulah tadi beberapa aturan dalam mengelola maupun mengkonsumsi segelas jus yang bisa kalian terapkan untuk kesehatan. Meminum jus yang diolah dengan aturan yang baik dan benar bisa menjaga tubuh kita akan selalu sehat dan bugar.