Teknik dan Tahapan Proses Pemotongan Ternak Kecil

Pada prinsipnya proses teknik pemotongan ternak ruminansia kecil seperti proses potong domba, kambing, dan menjangan sama dengan tahapan teknik cara pemotongan ternak ruminansia besar. Ternak ruminansia kecil jarang diperkerjakan, sehingga sebelum pemotongan tidak perlu melalui tahapan proses diistirahatkan. 

Meskipun demikian apabila ternak kecil yang akan dipotong mengalami proses perjalanan jauh, sebelum disembelih atau pemotongan hewan kecil perlu tahapan diistirahatkan terlebih dahulu, kemudian masuk tahapan dipuasakan selama kira-kira 12-24 jam sebelum pemotongan. 

Tahapan cara pemotongan dapat dilaksanakan secara langsung tanpa pemingsanan atau tidak langsung yaitu dengan tahapan pemingsanan.
Tahapan cara pemotongan dapat dilaksanakan secara langsung tanpa pemingsanan atau tidak langsung yaitu dengan tahapan pemingsanan.

Proses mekanisme tahapan urutan pemotongan ternak kecil ruminansia adalah sebagai berikut:


  1. Tahapan penyembelihan (pemotongan) secara Islam,
  2. Tahapan pengeluaran darah ternak sebanyak mungkin,
  3. Tahapan pemisahan kepala ternak dari tubuhnya setelah ternak benar-benar mati, dan
  4. Tahapan penyiapan karkas ternak termasuk tahapan kecil pengulitan.

Cara teknik pengulitan yang banyak dilakukan untuk hewan potong kecil ialah dengan teknik digantung, kaki bagian belakang di atas dan bagian kepala di bawah. Pada pemotongan ternak ruminasia kecil, kulit tidak melekat erat dengan karkas, kecuali pada bagian rusuk.

Untuk mempermudah tahapan pengulitan, dengan cara menggunakan teknik udara dimasukkan diantara kulit dan kaki ternak dengan cara meniup atau memompakan udara tersebut melalui bagian kecil persendian kaki yang disebut Carpus metacarpus dan Tarsus metatarsus.