Anatomi Pankreas Serta Fungsi Pankreas

Artikel belajar plengdut.com kali ini akan membahas pankreas terutama dari segi anatomi organ ini. Pankreas adalah organ meruncing yang memanjang dimana terletak di bagian belakang perut. Pankreas mempunyai anatomi sisi kanan organ pankreas yang disebut kepala, adalah bagian anatomi terluas dari organ. Ini terletak pada kurva duodenum, bagian pertama dari usus halus.

Sisi kiri anatomi yang meruncing agak melebar ke atas, disebut badan pankreas, dan pankreas berakhir di dekat anatomi limpa, serta merupakan ekor pankreas.

Pankreas terdiri dari 2 jenis kelenjar:

  1. Eksokrin. Kelenjar eksokrin pankreas mengeluarkan enzim pencernaan. Enzim ini disekresikan ke dalam jaringan saluran yang bergabung dengan saluran pankreas utama. Enzim terdapat sepanjang pankreas.
  2. Kelenjar endokrin. Kelenjar endokrin pankreas terdiri dari pulau Langerhans dan fungsi mengeluarkan hormon ke dalam aliran darah.
Pankreas: Anatomi serta posisi pankreas berada tepat di bagian belakang dari perut. Keterangan gambar pankreas; Merah; hati, Hijau: kantong empedu, serta saluran kantong empedu, Cokelat muda: saluran pankreas, Cokelat tua: pankreas, serta Putih transparan: perut.
Pankreas: Anatomi serta posisi pankreas berada tepat di bagian belakang dari perut. Keterangan gambar pankreas; Merah; hati, Hijau: kantong empedu, serta saluran kantong empedu, Cokelat muda: saluran pankreas, Cokelat tua: pankreas, serta Putih transparan: perut.

Fungsi pankreas

Pankreas memiliki fungsi pencernaan dan hormonal:

  • Enzim yang disekresikan oleh kelenjar eksokrin di pankreas membantu fungsi memecah karbohidrat, lemak, protein, dan asam dalam duodenum. Enzim ini melakukan perjalanan menyusuri duktus pankreas ke dalam saluran empedu dalam bentuk yang tidak aktif. Saat mereka memasuki duodenum, mereka diaktifkan. Jaringan eksokrin juga mengeluarkan bikarbonat untuk fungsi menetralkan asam lambung di duodenum.
  • Hormon utama yang disekresikan oleh kelenjar endokrin di pankreas adalah insulin dan glukagon. Mereka mengatur kadar glukosa dalam darah, dan somatostatin, yang mencegah pelepasan 2 hormon lainnya.