9/03/2019

Definisi Ekosistem Taiga (Konifer Bioma)

Taiga dikenal juga sebagai hutan boreal, hutan utara bumi, hutan iklim utara atau hutan salju maupun hutan konifer (coniferous forest), merupakan bioma yang ditandai dengan hutan konifer dimana sebagian besar terdiri dari pinus, cemara, dan pohon-pohon larch (larches). Taiga disebut juga hutan berdaun duri menyerupai jarum dikarenakan spesies pohon yang ditemukan di daerah taiga di dominasi oleh tanaman pohon dengan daun lancip (contoh; cemara) dan ada juga pohon berdaun lebar tapi jumlahnya sedikit. Ciri-ciri bioma taiga yaitu:

Sebaran Taiga

Taiga masuk sebagai bioma terestrial terbesar di dunia. Di Amerika Utara, taiga meliputi ekosistem sebagian besar daratan Alaska dan Kanada serta bagian daerah ekstrim utara dari benua Amerika Serikat mulai dari utara Minnesota menuju Upper Peninsula of Michigan hingga ke Upstate New York dan utara New England serta dikenal dengan daerah bioma hutan northwood.

Sedangkan untuk Eurasia meliputi daerah Swedia, Finlandia, Norwegia, Islandia dan Rusia. Untuk Samudera Pasifik, taiga banyak terdapat di hutan Siberia, Kazakhstan utara, Mongolia Utara serta utara Jepang yaitu di pulau Hokkaido.

Sebaran bioma konifer taiga


Curah Hujan

Curah hujan tahunan konifer taiga umumnya berkisar antara 30cm sampai 70cm dengan masa kekeringan periodik yang umum. Akan tetapi beberapa hutan konifer pesisir AS Pasific Northwest memiliki hutan dengan rata-rata hujan tahunan lebih dari 300 cm dari curah hujan tahunan pada hutan taiga lainnya.

Suhu (Temperature)

Umumnya saat musim dingin udara akan terasa dingin, begitu juga saat musim panas maka udara juga akan menjadi terasa panas. Beberapa bioma daerah hutan konifer di Siberia saat musim dingin tiba suhu temperatur udaranya mencapai -50ºC dan jika musim panas maka bioma suhunya diatas 20ºC.

Flora Bioma Taiga

Flora di bioma hutan konifer atau taiga di bagian utara didominasi oleh pohon-pohon berbentuk kerucut dan berdaun jarum (cone bearing trees) seperti contohnya pohon pinus, cemara, pohon fir (sejenis cemara), serta pohon hemlock. Beberapa flora konifer in ada yang bergantung pada api (seperti kejadian kebakaran hutan) untuk melakukan regenerasi.

Bentuk pohon yang umumnya kerucut serta daun lancip menyerupai jarum digunakan untuk mencegah akumulasi salju yang terkumpul pada dahan dan mampu menyebabkan patahnya dahan. Sedangkan daun menyerupai jarum membantu flora taiga untuk mengurangi kehilangan air.

Keanekaragaman tumbuhan konifer seperti semak dan tanaman herbal di lapisan hutan ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan bioma terestrial lain seperti hutan musim gugur broadleaf forest dan hutan hujan. Keanekaragaman flora mulai dari jenis semak hingga varian pohon dan tanaman herbal paling tinggi variasinya di temukan di hutan hujan tropis dibandingkan pada wilayah taiga.

Fauna Taiga

Taiga banyak ditemui fauna jenis burung migrasi, dimana burung-burung ini akan tinggal hanya sementara waktu di taiga forest dan kemudian akan berpindah lagi ke tempat lainnya. Sedangkan fauna endemik konifer atau yang bertahun-tahun menempati wilayah taiga seperti contohnya yaitu rusa, beruang coklatdan harimau Siberia.

Sementara itu serangga daerah konifer (terutama serangga pemakan daun dan pohon) mampu merusak sebagian besar pohon jika terjadi ledakan populasi serangga jenis ini.

Dampak Manusia

Walaupun wilayah konifer/taiga belum banyak dihuni oleh populasi manusia, namun hutan konifer utara sudah tercatat pada tingkat mengkhawatirkan dikarenakan pohon-pohon konifer sejenis cemara berbentuk kerucut dan berumur tua banyak yang diambil untuk diperjual belikan terutama pada saat perayaan-perayaan tertentu.

0 komentar:

Post a Comment

Dengan menggunakan kolom komentar atau kotak diskusi berikut maka Anda wajib mentaati semua Peraturan/Rules yang berlaku di situs plengdut.com ini. Berkomentarlah secara bijak.