Sebutkan Faktor Apa Sajakah Yang Mempengaruhi Produksi Ternak?

Industri peternakan baik berskala besar maupun ternak skala kecil saat ini sudah harus memikirkan sistem cara pengelolaan agar dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. Kesinambungan usaha peternakan merupakan faktor penting untuk menjaga agar usaha peternakan ini tetap bertahan dalam semakin ketatnya persaingan bisnis. 
Dunia peternakan mengenal berbagai macam sistem peternakan, di mana di setiap sistem selalu mempengaruhi hasil limbah dan memiliki dampak mempengaruhi bahkan merusak lingkungan bila tidak ditangani dengan baik.
Dunia peternakan mengenal berbagai macam sistem peternakan, di mana di setiap sistem selalu mempengaruhi hasil limbah dan memiliki dampak mempengaruhi bahkan merusak lingkungan bila tidak ditangani dengan baik.


Dalam menangani limbah hasil ternak, maka perlu diketahui terlebih dahulu faktor-faktor yang mempengaruhi suatu produksi usaha peternakan, antara lain:

No
Faktor
Rincian
Keterangan
1.
Parameter meteorologi
·         suhu,
·         presipitasi atau curah hujan, dan
·         radiasi sinar matahari.
Parameter meterologi berpengaruh terhadap penyediaan hijauan (rerumputan) ternak & mempengaruhi kualitas padang penggembalaan. Di daerah dengan memiliki curah hujan & radiasi matahari cukup, akan mempengaruhi produksi hasil hijauan cukup baik di wilayah tersebut. Jadi, usaha peternakan dapat disesuaikan dengan kondisi meteorologi agar mempengaruhi faktor ketersediaan produksi pakan terutama hijauan dimana dapat dijamin kesinambungannya.
2.
Fasilitas peternakan mempengaruhi peternakan yang dipelihara secara intensif
·         tempat penyimpanan makanan,
·         perlengkapan tambahan,
·         penutupan kandang,
·         topografi, dan
·         geologi.
Usaha peternakan dimana memiliki fasilitas produksi cukup memadai akan sangat mendukung bila ditata dalam suatu lingkungan ternak dengan memperhitungkan kondisi topografi. Kondisi tertata ini, bertujuan untuk mengurangi dampak faktor lingkungan sekecil mungkin, sehingga mempengaruhi hasil produksi ternak secara maksimal.
3.
Cara pemberian makanan
·         penggunaan konsentrat,
·         hijauan yang digunakan,
·         bahan makanan tambahan, dan
·         air.
Pemberian makanan ternak yang sesuai dengan kebutuhan ternak, ditambah dengan penggunaan konsentrat ternak yg sesuai bertujuan untuk mengefisienkan faktor produksi dan mempengaruhi  hasil produktivitas tinggi.
4.
Pengelolaan
·         jenis peralatan,
·         lama periode penggemukan,
·         buruh, dan
·         kapasitas tampung.
Pengelolaan yang baik dapat mempengaruhi menurunkan timbulnya penyakit, & dengan pengelolaan ini diharapkan mempengaruhi limbah agar dapat ditekan dampaknya terhadap peternak, produksi ternak, maupun lingkungan ternak.
Jenis ternak: Unggas, Babi, Domba/kambing, Sapi/kerbau pedaging, Sapi perah