Faktanya Polimer Bisa Sebagai Penghantar Listrik (Polimer Konduktor)

Gagasan bahwa polimer dapat menghantarkan listrik tampak aneh bagi kebanyakan dari kita. Salah satu contoh polimer paling umum adalah plastik. Bagaimanapun, plastik di mana melilit kabel dalam instalasi listrik rumah maupun dalam mobil kita berfungsi sebagai isolasi. Apakah ada polimer yang dapat menghantarkan listrik? Bahkan jika bahan seperti itu bisa dibuat, apa yang menjadi daya tarik bahan polimer seperti itu?

Henry Letheby, dosen kimia dan toksikologi di College of Hospital London, menemukan bahan polimer sebagian penghantar listrik pada tahun 1862 oleh oksidasi anodik anilin dalam asam sulfat.

Bahan polimer yang disintesis oleh Letheby adalah bentuk polianilin. Pada 1980-an, Alan MacDiarmid dari University of Pennsylvania menginvestigasi ulang polianilin, di mana sekarang menjadi polimer konduktor yang banyak digunakan. Polianilin ada dalam berbagai keadaan oksidasi, masing-masing dengan sifat yang berbeda. Garam emaraldine adalah konduktor tanpa menggunakan aditif di mana meningkatkan konduktivitas, tetapi konduktivitasnya ditingkatkan dengan menambahkan asam Brønsted yang melindungi atom nitrogen.

Gambar polimer Polianilin ada dalam berbagai bentuk dengan berbagai tingkat oksidasi. Salah satu bentuknya adalah konduktor.
Gambar polimer Polianilin ada dalam berbagai bentuk dengan berbagai tingkat oksidasi. Salah satu bentuknya adalah konduktor.


Sintesis polianilin dapat dilakukan dalam larutan HCl berair, dengan oksidasi elektrokimia, atau dengan adanya oksidan kimia seperti ammonium persulfate. Berbagai bentuk polianilin kemudian dapat diperoleh dengan mengubah arus atau pH larutan. Kemampuan untuk menyesuaikan proses meningkatkan potensi untuk aplikasi komersial di mana sifat unik dari polianilin tertentu diinginkan. Polianilin digunakan sebagai inhibitor korosi dan dalam pelindung elektromagnetik dari sirkuit, di mana mereka dapat melindungi terhadap pelepasan elektrostatik.

Polimer konduktor lain yang telah diterapkan dalam aplikasi komersial adalah poli (3,4-ethylenedioxythiophene), PEDOT, di mana dipasarkan sebagai dispersi yang mengandung poli (styrene sulfonate). Dispersi polimer ini digunakan dalam pembuatan dioda pemancar cahaya organik (OLED), yang merupakan bahan memancarkan cahaya ketika arus listrik diterapkan ke bahan. OLED digunakan untuk tampilan panel datar di televisi dan tampilan telepon seluler.

Hadiah Nobel 2000 dalam bidang Kimia diberikan kepada Alan Heeger (Universitas California Santa Barbara), Alan MacDiarmid (Universitas Pennsylvania), dan Hideki Shirakawa (Universitas Tsukuba, Jepang) untuk "penemuan dan pengembangan polimer polimer konduktif elektrik (listrik)".

Campuran poli (3,4-ethylenedioxythiophene) dan poli (styrene sulfonate) digunakan dalam pembuatan dioda pemancar cahaya organik (OLED).
Campuran poli (3,4-ethylenedioxythiophene) dan poli (styrene sulfonate) digunakan dalam pembuatan dioda pemancar cahaya organik (OLED).


Contoh pemanfaatan: LG memasarkan televisi dengan layar OLED yang tebal 4,3 mm.
Contoh pemanfaatan: LG memasarkan televisi dengan layar OLED yang tebal 4,3 mm.


Telepon seluler buatan Samsung ini menggunakan layar OLED.
Telepon seluler buatan Samsung ini menggunakan layar OLED.