DBD: Gejala Sakit Dengue Demam Berdarah

896

Dengue virus adalah virus penyebab sakit demam berdarah atau yang kita kenal dengan DBD (Demam-Berdarah-Dengue). Lalu bagaimana gejala dari penyakit DBD ini? Pada artikel postingan kali ini, plengdut.com akan mengajak kalian untuk mengenali gejala DBD sebagai langkah awal untuk mengambil tindakan medis jika diperlukan.

Virus Dengue umumnya ditularkan melalui media nyamuk belang Aedes aegypti. Biasanya penderita yang terinfeksi virus tersebut akan mendadak demam selama 2 hingga 7 hari dan disertai ulu hati yang terasa nyeri, kondisi badan akan terasa lesu serta lemah, muncul bintik merah pada kulit yang diakibatkan adanya pendarahan di kulit serta mengalami perasaan gelisah yang tak menentu.

Gejala demam berdarah DBDSelain itu penderita DBD akan mengalami penurunan keadaran yang disertai muntah maupun buang air besar berdarah juga sering keluar darah dari hidung atau yang kita kenal dengan istilah mimisan dan terdapat ruam atau lebam. Infeksi Dengue virus penyebab DBD ini mampu mengakibatkan terjadinya kematian bagi si penderita jika tidak ditangani dengan cepat. Korban DBD meninggal paling banyak dialami oleh anak-anak dengan usia 15 tahun kebawah, sedangkan pada orang dewasa ada juga tapi tidak sebanyak data korban anak-anak.

Inkubasi dengue memerlukan waktu seiktar 3 hari hingga 14 hari, akan tetapi pada umumnya inkubasi virus ini rata-rata 4 hari hingga 7 hari. 1 hari hingga 2 hari sebelum penderita terserang demam umumnya sudah terdapat kandungan dengue virus di dalam darahnya. Kemudian 5 hari hingga 8 hari berikutnya maka akan mengalami demam akibat virus ini. Apabila si penderita memiliki daya tahan tubuh yang lemah terhadap dengue virus tadi, maka selanjutnya penderita akan mengalami gejala-gejala DBD seperti yang sudah disebutkan diatas.

Tanda Terserang DBD Menurut Depkes RI 1992c

  1. Pada hari pertama penderita DBD akan sulit untuk dibedakan dengan penyakit-penyakit lain dikarenakan tanda/gejala yang timbul hampir sama dengan penyakit pada umumnya seperti badan menjadi lesu dan lemah yang disertai demam.
  2. Bintik merah pada kulit (mirip gigitan nyamuk) akibat pendarahan akan timbul di hari kedua dan ketiga. Selain itu akan disertai rasa nyeri di bagian ulu hati, serta muncul ruam atau lebam disekitar kulit muka, kaki, lengan maupun dada. Pada fase inilah kita harus mengambil tindakan medis untuk menolong penderita. Hal ini dikarenakan fase DBD jika digambarkan dalam grafik akan meyerupai tapal kuda sehingga banyak penderita maupun keluarga korban tidak tahu jika sudah masuk tahap kritis.
  3. Seperti yang plengdut sebutkan di point ke dua tadi, fase tahap DBD menyerupai tapal kuda sehingga dibutuhkan langkah medis yang cepat untuk pertolongan penderita. Hal ini terjadi pada hari keempat hingga hari ketujuh dimana demam panas akan mendadak turun tiba-tiba sehingga terkadang kita beranggapan bahwa penderita sudah sembuh, padahal selanjutnya akan terjadi dua macam kemungkinan, yang pertama yaitu pasien akan benar-benar sembuh, dan kedua yaitu penderita masuk tahap kritis yang ditandai oleh dinginnya telapak tangan maupun kaki serta perasaan gelisah. Selanjutnya kesadaran penderita dari DBD ini akan menurun disertai denyut nadi yang lemah hingga tidak teraba.

Itulah sebabnya kita harus waspada menyikapi maupun mengetahui gejala dari DBD ini agar tidak tertipu dengan kondisi demam yang menurun tadi.

Tingkatan Fase DBD Menurut WHO

WHO juga pernah merilis tingkatan tahap atau fase dari DBD ini mulai dari tahap ringan hingga penderita memasuki kondisi kritis. Tahapan fase ini bisa dijelaskan sebagai berikut:

  • Tingkat I (ringan) merupakan fase demam yang terjadi sekitar 2 hingga 7 hari yang disertai gejala medis serta manifestasi pendarahan paling ringan seperti tes turniquet yang positif
  • Tingkat II (sedang) meliputi gejala yang lebih berat dari tingkat I dimana terjadi pendarahan kulit, gusi, epistaksis, melena atau hematemasis. Terjadi juga gangguan pada sirkulasi darah perifer yang ringan seperti kulit menjadi lembab dan dingin dengan bagian ujung hidung maupun jari yang dingin.
  • Tingkat III (berat) ditandai adanya gejala syok dan diikuti tanda-tanda pada fase tingkat I dan II.
  • Tingkat IV (kritis), pada fase ini denyut nadi penderita tidak bisa dirasakan dengan diraba juga disertai tidak teraturnya tensi darah dan gejala syok berat.

Dari berbagai ciri, gejala maupun tanda DBD tadi, kalian pasti sudah menjadi lebih mengerti mengenai penyakit dengue ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY